LombokPost – Solidaritas terhadap korban banjir di wilayah Lombok Barat (Lobar) bagian selatan terus mengalir. Jajaran pimpinan dan anggota DPRD Lobar turun langsung menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Jumat (16/1).
Bantuan tersebut merupakan hasil swadaya atau patungan para anggota dewan yang diinisiasi langsung oleh Ketua DPRD Lobar.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri. Di tengah kesibukan agenda kedewanan, kami berusaha hadir langsung untuk melihat kondisi warga dan menyerahkan bantuan,” ujar Ketua DPRD Lobar Lalu Ivan Indaryadi yang memimpin rombongan ke lokasi bencana.
Politisi yang akrab disapa Mamiq Bajang Sekotong (MBS) itu menegaskan, kehadiran DPRD bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk empati dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Menariknya, bantuan yang disalurkan DPRD Lobar tidak bersumber dari anggaran pemerintah, melainkan murni hasil iuran para legislator. Langkah ini diambil agar bantuan dapat segera diterima masyarakat tanpa harus melalui prosedur administrasi yang memakan waktu.
Bantuan logistik diserahkan secara simbolis kepada pemerintah desa dan kepala dusun setempat untuk kemudian didistribusikan secara merata kepada warga terdampak. Penyaluran difokuskan pada sejumlah wilayah yang mengalami dampak cukup parah, yakni Dusun Bengkang, Dusun Kebeng, dan Dusun Pengantap.
Seluruh logistik dipusatkan di rumah kepala dusun yang difungsikan sebagai posko utama. Skema ini diterapkan agar distribusi bantuan lebih terkoordinasi dan tepat sasaran, khususnya bagi warga yang kehilangan akses kebutuhan pokok akibat banjir.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 150 dus mie instan, 300 dus air mineral, 2.000 bungkus kopi, serta 500 kilogram beras. Bantuan tersebut diharapkan dapat menopang kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat dan pemulihan awal pascabanjir.
Kehadiran anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 mendominasi rombongan, mencerminkan kedekatan emosional para wakil rakyat dengan konstituen mereka di wilayah selatan Lobar. Sejumlah anggota dewan yang turut hadir di antaranya Taufiqurrahman, Ustad Hamdi, H Suherman, H Beni Basuki, Heri Irawan, H Abdul Majid, dan H. Sahwan.
Dalam kesempatan tersebut, Lalu Ivan juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi NTB dan Pemkab Lobar yang sejak awal turun menangani bencana. Namun ia mengingatkan, penanganan banjir tidak boleh berhenti pada fase darurat semata.
“Ke depan, kita harus fokus pada kolaborasi dan solusi jangka panjang. DPRD akan mendorong kebijakan preventif seperti normalisasi sungai dan perbaikan drainase agar banjir tidak terus berulang setiap tahun,” tegasnya.
DPRD Lobar berkomitmen membawa persoalan banjir Buwun Mas ke tingkat kebijakan strategis melalui fungsi penganggaran dan pengawasan. Upaya mitigasi dinilai krusial demi meningkatkan ketahanan kawasan permukiman warga menghadapi cuaca ekstrem di masa mendatang.
Editor : Prihadi Zoldic