Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Banjir Didominasi Saluran Tersumbat Sampah, Bupati LAZ Buat Edaran Hidupkan Kembali Jumat Bersih

Hamdani Wathoni • Jumat, 23 Januari 2026 | 04:30 WIB
TERENDAM: Salah satu perumahan di wilayah Batulayar terendam banjir akibat saluran drainase tersumbat, Kamis (22/1). Bupati Lobar mengeluarkan edaran Jumat Bersih mengajak masayarakat Gotong Royong.
TERENDAM: Salah satu perumahan di wilayah Batulayar terendam banjir akibat saluran drainase tersumbat, Kamis (22/1). Bupati Lobar mengeluarkan edaran Jumat Bersih mengajak masayarakat Gotong Royong.

LombokPost - Bupati Lombok Barat (Lobar) Lalu Ahmad Zaini kembali menghidupkan Gerakan Jumat Bersih sebagai upaya menekan risiko banjir yang belakangan kerap terjadi di sejumlah wilayah. Program tersebut digalakkan setelah ditemukan fakta bahwa sebagian besar banjir disebabkan oleh saluran drainase yang tersumbat sampah dan endapan tanah.

"Kami memang melihat sebagian besar banjir terjadi akibat drainase yang tersumbat. Di wilayah kami di Batulayar, ada beberapa perumahan yang tergenang air karena saluran drainasenya penuh sampah dan tanah. Maka ini yang kita gotong royongkan melalui Jumat Bersih," ujar Subayyin, Kamis (22/1).

Subayyin mengatakan, Bupati Lombok Barat telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh desa agar mengaktifkan kembali kegiatan Jumat Bersih secara rutin. Program ini diharapkan mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air.

Ia menjelaskan, kegiatan Jumat Bersih tidak hanya melibatkan pemerintah desa dan masyarakat setempat, tetapi juga akan didukung langsung oleh pemerintah kabupaten. Nantinya, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) akan dikerahkan secara bergiliran untuk menyasar seluruh desa di Lombok Barat.

"Pemkab juga akan turun langsung. OPD akan datang membantu desa-desa. Di Batulayar, kami kebagian jadwal di akhir bulan ini dan awal Februari nanti," jelasnya.

Menurut Subayyin, keterlibatan OPD diharapkan dapat mempercepat penanganan titik-titik rawan banjir. Terutama saluran air utama yang membutuhkan penanganan lebih serius. Selain itu, kehadiran OPD juga diharapkan mampu menjadi contoh dan pemicu semangat masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Desa Senggigi Mastur menyambut baik dan mengapresiasi langkah Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang kembali menginisiasi Gerakan Jumat Bersih. Ia menilai program tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini, terutama dalam menghadapi musim hujan.

"Kami sudah menerima surat edarannya. Kami rasa ini memang yang kita butuhkan saat ini," ujar Mastur.

Ia menambahkan, Jumat Bersih bukanlah program baru bagi Lombok Barat. Program tersebut pernah menjadi salah satu ciri khas daerah ini saat dipimpin almarhum Bupati Lalu Mudjitahid. Kini, semangat itu kembali digaungkan oleh Bupati Lalu Ahmad Zaini.

"Dulu program ini sangat kuat dan terasa dampaknya. Sekarang dihidupkan kembali, tentu ini langkah yang sangat baik," katanya.

Mastur menegaskan, seluruh desa wajib mendukung dan melaksanakan program tersebut. Selain untuk mencegah banjir, Jumat Bersih juga dinilai mampu menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong yang mulai memudar di tengah masyarakat.

"Dengan demikian, semua program baik yang pernah dilakukan bupati sebelumnya bisa digalakkan kembali dan diperkuat oleh bupati saat ini. Ini sekaligus untuk mengembalikan semangat gotong royong masyarakat," tandasnya.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Bupati LAZ #Lombok Barat #Jumat Bersih #Lalu Ahmad Zaini #Gotong Royong