Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menegaskan komitmen profesionalisme. Proses seleksi terintegrasi langsung BKN. Hal ini menjamin peluang yang sama bagi setiap peserta.
”Ini bukan sekadar seleksi jabatan. Ini ikhtiar membangun birokrasi sehat. Lombok Barat terbuka bagi ASN dengan kinerja dan integritas tinggi,” tegas Bupati LAZ.
Baca Juga: Kursi Kepala BKAD Kosong, Pemkab Lobar Langsung Buka Lelang Jabatan Eselon II
Menurutnya, budaya kerja di Lobar kini berbasis performa. Penempatan jabatan murni berdasarkan kompetensi dan rekam jejak.
Bukan lagi didasari faktor kedekatan atau subjektivitas. ”Pelamar luar daerah adalah sinyal prinsip meritokrasi kita mulai diakui luas,” imbuhnya.
Kepala BKPSDM Lobar Baiq Mustika Dwi Adni, membenarkan pergerakan pelamar tersebut. Hingga 2 April, tercatat empat kandidat terpantau melalui portal ASN Karier. Penggunaan sistem ini bertujuan menjaga transparansi proses.
Baca Juga: Ajukan Pengaktifan 9.000 PBI JKN Lobar, Pemkab Berjuang Kembalikan Hak Warga Miskin
Namun, status pelamar saat ini masih dalam tahap pemantauan awal. Para kandidat belum sepenuhnya melengkapi berkas persyaratan.
”Jika sudah lengkap sesuai tahapan, akan kami umumkan secara resmi,” jelas Baiq Mustika.
Langkah progresif ini melengkapi transformasi birokrasi di Lobar. Secara bersamaan, Pemkab Lobar juga membuka rekrutmen terbuka tenaga kesehatan untuk RSUD Tripat.
Rangkaian kebijakan ini memperkuat fondasi birokrasi berbasis kinerja di daerah tersebut. (ton/r8)
Editor : Redaksi