LombokPost – Cuaca ekstrem kembali menghantui wilayah Lombok Barat.
Kali ini, fenomena puting beliung menyapu permukiman warga di Dusun Kekeri Timur, Desa Kekeri, Kecamatan Gunungsari, Senin sore (20/4).
Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya tujuh rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.
Baca Juga: Kerugian Akibat Angin Puting Beliung di Lombok Tengah Capai Rp 1 Miliar
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.20 WITA tersebut terjadi begitu cepat.
Angin kencang menerjang atap-atap rumah hingga menyebabkan kerusakan signifikan.
Rata-rata rumah warga yang terdampak mengalami kerusakan pada bagian atap, di mana genting maupun seng terangkat akibat sapuan angin.
Baca Juga: Diterjang Angin Puting Beliung Tugu Mataram Metro Rusak, Dinas PUPR Kesulitan Lakukan Perbaikan
Kepala Dusun Kekeri Timur, Mudjitahid, mengonfirmasi bahwa dari total tujuh unit rumah yang terdampak, satu rumah tercatat mengalami kerusakan paling parah.
"Satu rumah warga atas nama Andi Irawan kerusakannya paling parah dibandingkan enam rumah lainnya," ungkap Mudjitahid.
Beruntung, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: NTB Siaga Bencana , Banjir dan Puting Beliung Terjang Lombok Tengah, Puluhan Rumah Rusak
Namun, kerugian materiil masih dalam pendataan mengingat kerusakan konstruksi atap yang harus segera diperbaiki.
Saat ini, pihak pemerintah dusun bersama aparat kewilayahan mulai dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, pihak Kecamatan Gunungsari, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan detail.
"Pendataan terus kami lakukan bersama tim gabungan untuk memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak, terutama bantuan logistik dan material perbaikan atap," pungkasnya.
Editor : Redaksi