LombokPost--Persaingan menuju kursi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Lombok Barat mulai memanas.
Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengumumkan empat kandidat yang lolos seleksi administrasi dan siap bertarung di tahap berikutnya.
Berdasarkan pengumuman Pansel JPTP, keempat nama tersebut adalah Ahmad Fathoni, Agus Wirawan Satra, Muhammad Erpan, dan Muhammad Taufik.
Menariknya, dari empat nama tersebut, mayoritas berasal dari internal birokrasi Pemkab Lombok Barat.
Namun, kehadiran Ahmad Fathoni dari kalangan akademisi memberikan warna baru dalam bursa seleksi kali ini.
Kepala BKDPSDM Lombok Barat Baiq Mustika Dwi Adni, memastikan seluruh proses seleksi berjalan sesuai aturan dan transparan.
“Hingga penutupan pendaftaran, ada empat pelamar yang memenuhi syarat. Semua dokumen telah divalidasi sesuai ketentuan,” ujarnya.
Dari sisi pengalaman, dua nama internal BKAD yakni Agus Wirawan Satra dan Muhammad Erpan dinilai memiliki keunggulan karena telah lama berkecimpung di bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah. Sementara Muhammad Taufik juga bukan wajah baru di lingkup Pemkab Lobar.
Baca Juga: Vaksinasi JCH NTB Ternyata Belum Mencapai 100 Persen
Meski demikian, seluruh kandidat tetap harus melalui tahapan seleksi ketat. Saat ini, para peserta tengah menjalani uji kompetensi manajerial atau assessment test yang menjadi penentu kemampuan kepemimpinan mereka.
Tak berhenti di situ, peserta juga akan menghadapi sesi presentasi makalah dan wawancara pada 21–22 April. Pansel menargetkan tiga besar kandidat terbaik sudah ditetapkan pada 22 April malam.
“Prosesnya cepat, tapi tetap akuntabel. Setelah itu, tiga besar akan menjalani pemeriksaan kesehatan,” jelas Baiq Mustika.
Tiga nama terbaik nantinya akan diserahkan kepada Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk menentukan satu nama yang akan dilantik sebagai Kepala BKAD definitif.
Bupati yang akrab disapa LAZ itu menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan profesional.
“Kami akan memilih berdasarkan kapasitas, kinerja, dan loyalitas. Intinya berbasis kinerja,” tegasnya.
Baca Juga: Dua JCH Kloter 1 Lombok Timur Masuk Rumah Sakit Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci
Dengan proses yang berjalan cepat dan kompetitif, publik kini menanti siapa sosok yang akan dipercaya mengelola keuangan daerah Lombok Barat ke depan.
Editor : Kimda Farida