LombokPost - Di kalangan pelaku wisata Senggigi, tiga seniman ini sudah tidak asing lagi. Mereka adalah Arthur, Toto, dan John, tiga musisi kawakan yang tergabung dalam Grup Musik Trio BRI.
Desiran angin Pantai Senggigi, Lombok Barat, sore itu terasa berbeda. Di antara deru ombak yang memecah keheningan, mengalun nada-nada akrab yang memancing senyum para wisatawan.
Di sudut sebuah kafe, tiga pria paruh baya tampak begitu asyik menyatu dengan instrumen mereka.
Penampilan mereka jauh dari kesan kaku. Dengan gaya yang sangat santai, ketiganya sukses menyulap suasana sore di kawasan wisata internasional tersebut menjadi lebih hidup. Menariknya, kebersamaan mereka berawal dari ketidaksengajaan di tanah rantau. Arthur, Toto dan Jhon bertemu di Senggigi.
"Kami ini sebenarnya dipertemukan di Lombok. Sama-sama merantau," ujar Arthur membuka obrolan. Meski kini kompak menghibur publik Lombok, mereka sejatinya berasal dari latar belakang daerah yang berbeda. Dua di antara mereka berasal dari Sumatra, sementara satu personel lainnya asli Jawa.
Sebelum Trio BRI terbentuk, mereka bergerak dengan proyek musik masing-masing. Arthur mengenang, ia dan salah satu rekannya sempat memiliki band bersama, sementara personel lainnya tampil solo.
Baca Juga: Dongkrak Kunjungan Wisman, Pelaku Usaha Senggigi Berharap Penambahan International Flight
Titik balik terjadi saat mereka kerap bertemu dan beristirahat di sela-sela waktu manggung. Merasa memiliki frekuensi dan hobi yang sama, mereka akhirnya sepakat untuk memadukan visi.
"Kemauan kita ini sama, jadi tinggal memadukan saja. Istilahnya, kesamaan hobi lah," tambah Arthur sembari terkekeh.
Ketika ditanya mengenai filosofi atau tujuan akhir dari band ini, mereka menjawabnya dengan kelakar yang jujur namun realistis.
"Prinsip kami itu UUD, Mas. Ujung-Ujungnya Duit," seloroh Totok, salah satu personel disambut tawa kompak ketiganya.
Bagi mereka, musik bukan sekadar penyalur hobi, melainkan ladang utama untuk mencari nafkah demi menghidupi keluarga di rumah.
Namun, di balik misi ekonomi tersebut, ada dedikasi luar biasa untuk memanjakan telinga pendengar. Trio BRI dikenal sebagai band 'bunglon' yang menguasai semua genre musik.
Baca Juga: Qunci Villas Hadirkan Qoral Beach Bar di Bibir Pantai Senggigi Manjakan Wisatawan Lokal dan Asing
Mulai dari lagu-lagu barat legendaris, tembang lawas Indonesia yang sarat nostalgia, hingga lagu-lagu yang tengah tren saat ini, semua dilahap habis dengan aransemen yang santai dan renyah.
Saat ini, ketiga musisi tersebut tinggal bersama di kawasan Grand Valley, Senggigi.
Kedekatan geografis ini membuat mereka sangat fleksibel dalam memenuhi panggilan manggung dari hotel dan vila lokal, salah satunya di Qunci Villas Senggigi.
Usia boleh saja tak lagi muda, namun energi Trio BRI dalam menghibur wisatawan domestik maupun mancanegara seolah tidak ada habisnya.
Lewat musik, mereka tidak hanya mencari sesuap nasi, tetapi juga menenun kebahagiaan di sepanjang pesisir Senggigi.
Editor : Kimda Farida