LombokPost — Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) tengah menyiapkan ajang penghargaan khusus bagi desa-desa berprestasi.
Program yang diberi nama Desa Award itu digagas langsung oleh Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini sebagai upaya mendorong pemerintah desa meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat sinergi program pembangunan daerah.
Rencana tersebut disampaikan bupati saat rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh kepala desa se-Kecamatan Gunungsari yang berlangsung di Kantor Camat Gunungsari, Rabu (24/6).
"Rakor yang kami laksanakan tidak hanya menjadi forum evaluasi dan sinkronisasi program pemerintah daerah dengan pemerintah desa, tetapi juga menjadi langkah awal mempersiapkan pelaksanaan Desa Award," jelas Bupati LAZ, sapaannya.
Pelaksanaan rakor untuk menyinergikan berbagai program pemerintah daerah dengan desa sekaligus melakukan evaluasi.
Ia menjelaskan, penilaian dalam ajang Desa Award tersebut akan dilakukan secara menyeluruh dengan melihat berbagai indikator kinerja desa.
Baca Juga: Lobar Kirim 54 Kafilah ke MTQ NTB, Bupati LAZ Tekankan Ibadah dan Ikhtiar Maksimal
Tidak hanya dari aspek pelayanan publik, tetapi juga keberhasilan desa dalam mendukung program-program prioritas pemerintah daerah.
Beberapa indikator yang akan menjadi perhatian antara lain realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), kualitas pendataan kependudukan melalui program satu data, hingga inovasi yang berhasil dikembangkan oleh pemerintah desa.
LAZ menegaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap desa yang mampu menunjukkan capaian kinerja terbaik.
Dengan demikian, pemerintah desa akan semakin termotivasi untuk menghadirkan pelayanan yang efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sebagai bentuk penghargaan, pemerintah daerah juga menyiapkan insentif bagi desa yang mampu mencapai target tertentu. Salah satunya terkait capaian realisasi PBB.
"Desa yang mampu merealisasikan PBB di atas 95 persen akan saya berikan insentif atau hadiah," tegasnya.
Dalam rakor tersebut, berbagai kendala yang dihadapi desa dalam menjalankan program pemerintah daerah juga dibahas secara terbuka.
Pemerintah daerah bersama pemerintah desa berupaya mencari solusi agar pelaksanaan program berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
LAZ menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari laporan administrasi semata, tetapi juga dari efektivitas dan dampaknya di lapangan.
"Jangan sampai program dilaporkan selesai, tetapi manfaatnya tidak dirasakan masyarakat. Karena itu yang kita lihat adalah proses dan hasilnya," tandasnya.
Editor : Kimda Farida