Desa Meninting Wakili Lombok Barat Lomba Tiga Pilar Kamtibmas

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 09:05 WIB
WAKILI LOBAR: Desa Menintig menjadi salah satu desa yang ikut Lomba Tiga Pilar Kamtibmas mewakili Lombok Barat.
WAKILI LOBAR: Desa Menintig menjadi salah satu desa yang ikut Lomba Tiga Pilar Kamtibmas mewakili Lombok Barat.

 

LombokPost - Pembukaan Penilaian Lomba Tiga Pilar Kamtibmas Tahun 2026 berlangsung Kamis (16/7). Desa Meninting, Kecamatan Batulayar menjadi desa perwakilan Kabupaten Lombok Barat sekaligus lokasi penilaian yang dikunjungi tim Polda NTB.

Kegiatan tersebut menjadi ajang memperkuat kolaborasi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah desa dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Lomba ini bukan sekadar ajang penilaian. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kerja sama antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah desa agar terus hadir memberikan rasa aman, nyaman, serta solusi bagi masyarakat," ungkap Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.

Kehadiran Kapolda didampingi Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia, jajaran PJU Polda NTB, unsur TNI, pemerintah daerah, serta perangkat desa. Semangat kebersamaan terlihat kuat selama rangkaian pembukaan berlangsung, selaras dengan tujuan membangun keamanan berbasis kolaborasi di tengah masyarakat.

Baca Juga: Persaingan Panas Panjat Tebing Porprov XII NTB 2026, Raihan Medali Atlet Merata Baik Pulau Lombok Maupun Pulau Sumbawa

Lebih lanjut, Kapolda NTB  menilai sinergi tiga pilar, menjadi fondasi penting menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Pati Polri lulusan Akpol tahun 1992 itu mengapresiasi kerja sama seluruh unsur di Desa Meninting, hingga mampu tampil sebagai wakil Polres Lombok Barat.

Menurutnya, kekompakan antarlembaga menjadi modal besar menghadapi berbagai tantangan di tingkat desa.
Dia berharap sinergi yang sudah terbangun terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

"Kehadiran tiga pilar harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan, penyelesaian persoalan secara cepat, serta upaya menjaga persatuan di lingkungan masing-masing," pesannya.

Jenderal bintang dua kelahiran Surakarta, 2 November 1970 itu juga mengajak seluruh peserta menjadikan penilaian tersebut sebagai sarana evaluasi, sekaligus motivasi untuk menghadirkan inovasi dalam pembinaan keamanan lingkungan.

Baca Juga: Sambik Bangkol Akan Manfaatkan Keuangan Desa Berdaya untuk Program Ayam Pedaging

"Prestasi tentu penting, namun yang lebih utama hadirnya manfaat bagi masyarakat. Jika tiga pilar solid, keamanan terjaga, pembangunan berjalan, dan kepercayaan masyarakat kepada institusi negara akan semakin kuat," tutup Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
kamtibmas desa Lombok Barat lomba Meninting