LombokPost – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat sinergi dalam menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui penandatanganan kesepakatan bersama usai Rapat Koordinasi Forkopimda yang dipimpin Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, di Ruang Kerja Wakil Bupati, Senin (27/7).
"Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan seluruh tahapan Pilkades di 77 desa berlangsung aman, damai, tertib, dan demokratis," jelas Kepala Dinas PMD Lobar Mahnan.
Kesepakatan bersama itu juga menjadi bentuk komitmen seluruh unsur Forkopimda untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.
Mahnan menjelaskan, tahapan Pilkades Serentak 2026 akan dimulai pada 5 Agustus 2026. Sementara pelaksanaan pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 9 Desember 2026.
Baca Juga: Bentengi Pelajar dari Judol dan Pinjol Ilegal
Menurut Mahnan, pemerintah daerah telah melakukan berbagai persiapan teknis agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal. Salah satunya dengan menyiapkan 610 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh desa peserta Pilkades.
Untuk pengamanan, sebanyak 2.220 personel gabungan dari unsur Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Linmas akan diterjunkan mengawal seluruh tahapan Pilkades.
"Selain kesiapan personel, Pemkab Lombok Barat juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,05 miliar untuk mendukung penyelenggaraan Pilkades Serentak Tahun 2026, mulai dari tahapan persiapan hingga pelaksanaan pemungutan suara," paparnya.
Sementara Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha menegaskan keberhasilan Pilkades bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara. Ini membutuhkan dukungan dan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, penyelenggara hingga masyarakat.
Baca Juga: Aturan Skoring Pilkades Serentak Lobar Rawan Jadi Alat Jegal, Kades Usulkan Syarat Dukungan KTP
Ia mengatakan komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi faktor penting untuk mencegah potensi konflik sekaligus menjaga situasi tetap kondusif selama pesta demokrasi tingkat desa berlangsung.
"Sinergi dan komunikasi yang kuat akan menjadi modal utama untuk mewujudkan Pilkades yang aman, damai, demokratis, dan berkualitas," ucap Wabup.
Dia berharap seluruh pihak dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman.
Usai rapat koordinasi, Wakil Bupati secara resmi membuka Rapat Koordinasi Forkopimda Pilkades Serentak Kabupaten Lombok Barat Tahun 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama oleh seluruh unsur Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Melalui kesepakatan tersebut, seluruh pihak sepakat memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan pengawasan di setiap tahapan, serta menjaga kondusivitas wilayah demi menyukseskan Pilkades Serentak 2026.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Lombok Post