PLTU Jeranjang Raih Penghargaan  Biomassa Terbaik 2026, Bukti Konsisten Dukung Transisi Energi

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:59 WIB
TERIMA PENGHARGAAN: Manajer PLN Indonesia Power UBP Jeranjang, Yunisetya Ariwibawa (kanan) menerima penghargaan PLTU Penerimaan Terbaik Biomassa Tahun 2026 dari PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI).
TERIMA PENGHARGAAN: Manajer PLN Indonesia Power UBP Jeranjang, Yunisetya Ariwibawa (kanan) menerima penghargaan PLTU Penerimaan Terbaik Biomassa Tahun 2026 dari PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI).

 
LombokPost-PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jeranjang kembali menorehkan prestasi melalui kontribusinya dalam mendukung transformasi energi nasional.

PLTU Jeranjang menerima Penghargaan PLTU Penerimaan Biomassa Tahun 2026 dari PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) atas pencapaian pemanfaatan biomassa sebagai bagian dari upaya mendorong pembangkitan listrik yang lebih rendah karbon.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Manajer PLN Indonesia Power UBP Jeranjang Yunisetya Ariwibawa. Direktur Biomassa PLN Energi Primer Indonesia Hokkop Situngkir menyerahkan langsung penghargaan dalam rangkaian kegiatan Konsolidasi dan Rekonsiliasi Pasokan Biomassa untuk Mencapai Target Cofiring 2026 dan Net Zero Emission yang berlangsung di Yogyakarta, Kamis (27/8).

"Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas pencapaian PLTU Jeranjang yang dinilai sebagai salah satu PLTU terbaik dalam pemanfaatan biomassa di lingkungan PT PLN (Persero) pada tahun 2025," papar Hokkop Situngkir.

Hal tersebut sekaligus menegaskan kontribusi PLTU Jeranjang dalam mendukung implementasi program cofiring biomassa sebagai bagian dari strategi transisi energi PLN.

Program pemanfaatan biomassa menjadi salah satu langkah strategis PLN dalam melakukan diversifikasi bauran energi dan mengurangi ketergantungan terhadap batu bara.

Dalam surat undangan penerimaan penghargaan, PLN EPI menyampaikan bahwa cofiring biomassa pada PLTU menjadi salah satu jembatan penting menuju penyediaan energi rendah karbon yang tetap andal, terjangkau, dan berkelanjutan.

Manajer PLN Indonesia Power UBP Jeranjang Yunisetya Ariwibawa menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh insan UBP Jeranjang untuk terus meningkatkan kinerja dalam pemanfaatan biomassa.

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi seluruh tim UBP Jeranjang dalam mendukung pemanfaatan biomassa sebagai bagian dari upaya transisi energi. "Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar capaian, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan biomassa, menjaga keandalan pembangkit, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target cofiring dan Net Zero Emission,” ujar Yunisetya.

Menurutnya, keberhasilan pemanfaatan biomassa tidak hanya bergantung pada proses di pembangkit, tetapi juga membutuhkan sinergi dan kesinambungan rantai pasok.

Karena itu, kolaborasi antara PLN Indonesia Power, PLN EPI, pemasok biomassa, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memastikan ketersediaan dan kualitas biomassa secara berkelanjutan.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi dan melakukan evaluasi berkelanjutan agar pemanfaatan biomassa di UBP Jeranjang dapat semakin optimal," lanjutnya.

Harapannya, kontribusi ini dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari langkah bersama PLN dalam menghadirkan energi yang lebih bersih, berkelanjutan, dan tetap andal bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut juga menjadi momentum bagi UBP Jeranjang untuk terus mengembangkan budaya inovasi dan peningkatan kinerja dalam pengelolaan pembangkit.

Dengan mengoptimalkan pemanfaatan biomassa, PLTU Jeranjang tidak hanya berorientasi pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga turut mengambil peran dalam perjalanan transformasi sektor ketenagalistrikan menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
PLN EPI pltu jeranjang NTB biomassa