LombokPost - Kabar baik bagi masyarakat Lombok Barat. Pelayanan penyakit jantung dan cerebrovascular kini mulai ditingkatkan Rumah Sakit Umum Daerah Patut Patuh Patju (RSUD Tripat) Lombok Barat.
Hal ini ditandai dengan kegiatan proctorship yang melibatkan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita Jakarta di Aula RSUD Tripat Lombok Barat.
Hal ini dimulai dengan pendampingan pelayanan intervensi nonbedah tingkat dasar, khususnya dalam penanganan penyakit jantung dan cerebrovascular.
Baca Juga: Satu Penumpang Meninggal di RSUD Tripat, Delapan Hari Bertahan di ICU
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara RSJPD Harapan Kita Jakarta dan Pemerintah Provinsi NTB.
Kegiatan dihadiri Direktur Keuangan dan Barang Milik Negara RSJPD Harapan Kita Jakarta, Tri Hartono Rianto, Asisten III Provinsi NTB, Pj. Sekda Lombok Barat Saepul Ahkham Mahfuz, serta para direktur utama rumah sakit kabupaten/kota se-Provinsi NTB.
Kegiatan tidak hanya berlangsung secara langsung, tetapi juga disiarkan melalui live streaming pada kanal YouTube RSUD Tripat Lombok Barat.
Baca Juga: DPRD Lombok Barat Pertanyakan Pemotongan Jaspel Pegawai RSUD Tripat
Siaran tersebut terhubung langsung dari ruang kateterisasi laboratorium (katlab) atau ruang penindakan, sehingga dapat disaksikan oleh Kementerian Kesehatan, para tamu undangan, dan masyarakat secara daring.
Pj. Sekda Lombok Barat Saepul Ahkham Mahfuz, mengapresiasi terlaksananya program pendampingan tersebut.
Menurutnya, hadirnya layanan ini menjadi langkah penting untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Baca Juga: Tabrakan Pikap VS Odong-Odong di Loteng, Lima Penumpang Dilarikan ke RSUD Tripat
“Sekarang masyarakat Lombok Barat tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit luar daerah karena di RSUD Tripat kini sudah bisa. Semoga dari pendampingan ini dokter spesialis jantung semakin kompeten dalam menangani pasien jantung dan cerebrovascular,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendampingan dari rumah sakit rujukan nasional tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat pemanfaatan peralatan medis yang tersedia di RSUD Tripat.
Menurutnya, program proctorship ini tidak hanya dilaksanakan di RSUD Tripat, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan pelayanan di rumah sakit kabupaten/kota se-Provinsi NTB.
Sementara itu, Direktur Keuangan RSJPD Harapan Kita Jakarta Tri Hartono Rianto menyampaikan RSJPD Harapan Kita Jakarta akan terus memberikan pendampingan kepada tenaga kesehatan RSUD Tripat hingga rumah sakit tersebut dinilai mampu memberikan pelayanan secara mandiri.
“Penanganan cerebrovascular sangat membutuhkan penanganan khusus dan serius karena sedikit kesalahan saja bisa berakibat fatal bagi pasien. Namun, tenaga medis RSUD Tripat hari ini sudah mampu membuktikannya dengan tepat dan kami yakin setelah ini rumah sakit sudah siap menangani secara mandiri,” jelasnya.
Direktur Utama RSUD Tripat, dr Suryadi, mengatakan kesiapan sumber daya manusia serta ketersediaan peralatan medis menjadi bagian penting dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, keberadaan layanan tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat Lombok Barat untuk mendapatkan penanganan kesehatan, baik rawat jalan maupun rawat inap, tanpa harus selalu menjalani rujukan ke luar daerah.
“Ini merupakan rasa syukur yang luar biasa karena masyarakat dapat dimudahkan dalam menjalani pengobatan, baik rawat jalan maupun rawat inap di Lombok Barat,” katanya.
Ia menyebut, kasus penyakit jantung di Lombok Barat terus menjadi perhatian karena jumlah pasien yang membutuhkan pelayanan semakin meningkat.
Dengan dukungan tenaga kesehatan yang kompeten dan peralatan medis yang memadai, RSUD Tripat diharapkan mampu memberikan pelayanan secara lebih cepat dan tepat.
Dari sisi pembiayaan, masyarakat juga tidak perlu khawatir. Bagi masyarakat kurang mampu, pelayanan kesehatan dapat ditanggung melalui program Universal Health Coverage (UHC) yang didukung Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Dengan semakin lengkapnya pelayanan di RSUD Tripat, masyarakat Lombok Barat diharapkan dapat memperoleh penanganan penyakit jantung dan cerebrovascular lebih dekat, cepat, dan tepat, sekaligus mengurangi kebutuhan rujukan ke rumah sakit di luar daerah.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan pula penanganan langsung terhadap dua pasien yang dapat disaksikan melalui live streaming. Pasien pertama merupakan ayah dari Ibu Aprilia, yang sebelumnya telah mendapatkan penanganan jantung. Setelah menjalani tindakan, kondisi pasien berangsur pulih dan dapat diajak berkomunikasi.
Ibu Aprilia menyampaikan terima kasih atas pelayanan yang diberikan RSUD Tripat. Menurutnya, sebelum adanya layanan tersebut, keluarganya harus menunggu jadwal pelayanan di RSUP Provinsi NTB. Namun, dengan tersedianya pelayanan di RSUD Tripat, ayahnya dapat segera memperoleh penanganan.
“Terima kasih atas pelayanan RSUD Tripat. Seharusnya kami menunggu jadwal pelayanan di RSUP Provinsi NTB, tetapi dengan adanya pelayanan di rumah sakit ini, alhamdulillah bapak bisa cepat mendapatkan pelayanan dan penanganan,” ungkapnya.
Editor : Kimda FaridaSumber : Liputan Berita Lombok Post