Pertamina Hadirkan Panel Surya Di Mangrove Bagek Kembar, Program Desa Energi Berdikari

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 07:34 WIB
SOLAR INVERTER: Inilah alat solar inverter yang mengubah arus jadi siap digunakan untuk kelistrikan operasional Ekowisata Mangrove Bagek Kembar. (NURUL/LOMBOK POST)
SOLAR INVERTER: Inilah alat solar inverter yang mengubah arus jadi siap digunakan untuk kelistrikan operasional Ekowisata Mangrove Bagek Kembar. (NURUL/LOMBOK POST)

LombokPost - Komitmen keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir terus digelorakan di Lombok Barat.

Kawasan Ekowisata Mangrove Bagek Kembar di Desa Cendi Manik, Sekotong, kini merasakan dampak positif program energi terbarukan.

Inisiatif Pertamina melalui Program Desa Energi Berdikari sukses memperkuat kemandirian energi dan infrastruktur di kawasan pesisir.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Perluas Literasi Anak NTB lewat Pertakid, 15 Paket Diserahkan

Hamparan lahan seluas 50 hektare itu memang jauh dari pemukiman warga. Banyak pohon mangrove yang dibudidaya di kawasan tersebut.

Kedatangan saat puncak musim kemarau ini membawa hawa panas yang menyengat tubuh. 

Rasa panas saat memasuki kawasan Ekowisata Mangrove Bagek Kembar ternyata dilirik untuk bisa dikembangkan menjadi kelistrikan.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Borong 69 Penghargaan ENSIA 2026

Panas menyengat itu menjadi salah satu potensi yang baru dimanfaatkan Pertamina di wilayah Sekotong.

Dengan Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya berkapasitas 6,6 kWp menjadi tonggak penting pengembangan ekowisata berbasis lingkungan.

Fasilitas PLTS Rooftop lengkap dengan baterai penyimpan daya 20 kWh ini mampu mengalirkan listrik bersih secara ramah lingkungan.

Baca Juga: 237 SPBU di Jatimbalinus Kena Sanksi Pertamina, 3 di NTB

Pasokan listrik surya dimanfaatkan penuh untuk mendukung operasional kawasan wisata mangrove hingga penerangan Sekolah Alam Anak Pesisir.

Kolaborasi erat antara pihak pengelola ekowisata dan Pertamina telah terjalin berkelanjutan sejak tahun 2021 lalu.

 Dalam kurun tiga tahun terakhir, berbagai infrastruktur vital berhasil dibangun guna menunjang kebutuhan warga serta wisatawan. Bantuan yang disalurkan mencakup pembuatan sumur bor air bersih, perbaikan akses jalan paving, fasilitas MCK, hingga pembangunan gedung sekolah. Kehadiran sarana air bersih dari sumur bor menjadi penyelamat utama warga pesisir saat melanda musim kemarau panjang.

 Gedung Sekolah Alam kini memfasilitasi sekitar 40 hingga 50 anak pesisir untuk mendapatkan akses pendidikan secara gratis dan layak.

 ”Pemasangan panel surya sangat membantu pemenuhan kebutuhan listrik ekowisata dan sekolah,” kata Ketua Pokdarwis Ekowisata Mangrove Bagek Kembar Agus Alwi pada Lombok Post, Minggu (27/9).

 Penerapan energi hijau ini tidak hanya menekan biaya operasional ekowisata, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi para pengunjung. Masyarakat kawasan Bagek Kembar berharap sinergi program kemitraan ini terus berlanjut guna mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir.

 Kehadiran energi bersih Pertamina terbukti menjadi fondasi kokoh bagi pelestarian mangrove serta kemandirian warga Lombok Barat. (NURUL HIDAYATI, Lombok Barat/r8)

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Bagek Kembar Lombok Barat panel surya Mangrove pertamina