Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mayat di Parit Gegerkan Warga Kerongkong

Administrator • Kamis, 9 Mei 2019 | 09:56 WIB
OLAH TKP: Anggota Polsek Jerowaru sedang melakukan olah TKP dugaan bunuh diri Kecamatan Jerowaru, Sabtu malam (13/2) lalu. (Foto: Syarif for Lombok Post)
OLAH TKP: Anggota Polsek Jerowaru sedang melakukan olah TKP dugaan bunuh diri Kecamatan Jerowaru, Sabtu malam (13/2) lalu. (Foto: Syarif for Lombok Post)

SELONG-Warga Desa Kerongkong, Kecamatan Suralaga, pagi-pagi sekali dihebohkan dengan penemuan laki-laki tanpa identitas yang meninggal di parit pinggir sawah, kemarin (8/5).  Maman, salah seorang saksi mata dari Kerongkong mengatakan, orang yang pertama kali teriak melihatnya adalah pemilik sawah.


"Pagi sekali, sekitar pukul 6, pemiliknya dari Desa Dames terkejut. Lalu tak lama orang-orang berkumpul,"  kata Maman kepada Lombok Post.


Mayat tersebut diduga kuat tidak berasal dari Kecamatan Suralaga.  Apalagi dari Desa Kerongkong, Tebaban, dan Dames. Kata Maman, tidak ada yang tahu siapa lelaki tersebut. "Kalau dilihat dari tubuhnya, tidak ada bekas luka sedikitpun. Mungkin dia ini ayan dan punya kelainan kejiwaan," jelas Maman.


Kapolsek Suralaga Ipda Nikolas Osman mengatakan, mayat laki-laki tanpa identitas yang ditemukan di Desa Kerongkong langsung di bawa ke rumah sakit untuk diotopsi. "Hasilnya tidak ada bekas kekerasan di tubuh korban. Ini bukan pembunuhan," terang Osman.


Dengan memastikan kematian lelaki tanpa identitas bukan pembunuhan, Osman menduga penyebab kematiannya. Salah satunya adalah korban memiliki kelainan atau semacam penyakit. Kata Osman, bisa jadi karena kelelahan dan kelaparan setelah berminggu-minggu hilang dari rumahnya. "Mungkin juga seperti yang warga duga, dia ayan lalu jauh ke parit," jelasnya.


Sementara itu, dalam tiga hari ke depan mayat lelaki tersebut dititip di kamar mayat RSUD dr Raden Soedjono Selong. Osman mengatakan, pihaknya menunggu keluarga yang mengaku memiliki keluarga yang hilang. Bisa langsung ke rumah sakit, atau Polsek Suralaga.


Kata Osman, sampai siang kemarin, sudah ada warga yang datang mencari keluarganya yang hilang. "Nah, katanya dia dari Aikmel dengan nama Usman. Semoga benar kalau itu keluarganya,"  harapnya. (tih/r5)

Editor : Administrator
#Selong