Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Blokade Jalan, Tuntut Delapan Pelaku Dibebaskan

M
Penulis: M Islamuddin❯
BLOKADE JALAN: Warga Desa Parangina, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, memblokade jalan, kemarin. Mereka menuntut agar delapan yang diamankan polisi dibebaskan. (Istimewa/Lombok Post)
BLOKADE JALAN: Warga Desa Parangina, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, memblokade jalan, kemarin. Mereka menuntut agar delapan yang diamankan polisi dibebaskan. (Istimewa/Lombok Post)

Advertisement

LombokPost - Warga Desa Parangina, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, memblokade jalan, Jumat (24/4).

Mereka menuntut delapan orang yang ditahan agar dibebaskan.

Aksi warga ini berlangsung di dua lokasi, yakni depan kantor Desa Parangina dan Jembatan Gantung.

Dalam aksinya, warga menumpuk batu dan kayu di tengah jalan.

Tak hanya itu, mereka juga melakukan aksi bakar ban. Akibatnya, arus lalulintas sempat lumpuh.

Advertisement

Blokade jalan ini buntut dari penangkapan delapan orang, yang di antaranya Ketua RT.

Mereka diamankan karena merusak kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMDes) dan Inspektorat Bima, Kamis (23/4). 

Kasatreskrim Polres Bima Kota AKP Dwi Kurniawan Kusuma Putra mengatakan, delapan orang masih diamankan di polres.

"Kami masih periksa dan dalami," kata dia menyikapi tuntutan masyarakat dihubungi Lombok Post.

Motif delapan orang merusak dua instansi tersebut diduga karena kecewa dengan penanganan laporan dugaan penyelewengan dana Desa Parangina. "Perusakan kantor ini diduga dilatarbelakangi kekecewaan," ungkap dia.

Advertisement
Editor : Redaksi
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gedung DPRD NTB Diprediksi Molor HIngga 2029, Buntut Pemangkasan Anggaran Pusat

Gedung DPRD NTB Diprediksi Molor HIngga 2029, Buntut Pemangkasan Anggaran Pusat

Rencana penyelesaian pembangunan gedung kantor DPRD Provinsi NTB tampaknya harus menghadapi tantangan berat.

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes, LPA Ungkap Dugaan Pelaku Lain

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes, LPA Ungkap Dugaan Pelaku Lain

Dugaan kekerasan seksual terhadap belasan mantan santriwati Ponpes Abul Barakat mulai mengarah pada kemungkinan lebih dari satu pelaku

Bom Diarahkan ke Pelaku Perundungan: Tak Ada Korban, Tiga Molotov Ditemukan di Ransel Perakit

Bom Diarahkan ke Pelaku Perundungan: Tak Ada Korban, Tiga Molotov Ditemukan di Ransel Perakit

Kemenag Punya Kurikulum Berbasis Cinta. Di antara tujuannya adalah mengimplementasikan nilai-nilai saling menyayangi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer