Tetap Waspada, Pusuk Sembalun Masih Rawan Longsor

Administrator • Dipublikasikan Jumat, 14 Februari 2020 | 00:12 WIB
Photo
Photo
SELONG-Bruuk…! Pohon besar di pinggir jalan Pusuk Sembalun tumbang. Tanah berjatuhan. Tepatnya di tanjakan sebelum masuk ke taman bunga Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun. “Kejadiannya dua kali dalam semalam,” kata Kapolsek Sembalun Iptu Lalu Panca Warsa, kemarin (12/2).

 

Longsor pertama terjadi pada sekitar pukul 17.00 Wita Selasa (11/2). Dua jam kemudian, di titik yang berbeda, langsor kembali terjadi. Tepatnya pada pukul 21.00 Wita. “Ada pohon tumbang. Akibatnya sebagian besar jalan tertutup,” kata Panca.

 

Sebelum longsor, Sembalun diterpa hujan. Sejak pagi Selasa sampai malam. “Lebat, sedang, kecil, kembali lebat. Tidak pernah berhenti,” jelasnya.

 

Reruntuhan longsor pada malam itu tidak sampai membuat jalan tertutup sepenuhnya. Hanya satu ruas. Masih ada sedikit ruas jalan yang bisa dilalui pengendara. Karena kondisi jalan sepi, longsor tidak sampai mengakibatkan kemacetan. “Alhamdulillah, tidak ada korban juga,” terangnya.

 

Pada pagi harinya, personel Koramil 1615-10 Sembalun dan Koramil 1615-03 Sambelia bersama Polsek Sembalun serta masyarakat bergotong royong membersihkan material longsor. Proses berjalan lancar sampai dengan sekitar pukul 10.00 Wita. “Tadi BPBD Lotim juga turun,” jelasnya.

 

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Lotim L Rusnan menerangkan, sisa reruntuhan longsor selesai dibersihkan dengan alat berat pada sekitar pukul 13.00 Wita. Untuk berjaga-jaga, pihaknya memastikan kesiapan alat berat di Sembalun.

 

Selain itu, ia juga mengimbau kepada para pengendara agar lebih berhati-hati. Melihat curah hujan dalam beberapa hari ke depan masih tinggi. Rusnan juga menerangkan jika pihaknya sudah memasang beberapa peringatan di beberapa titik. “Lebih waspada lagi,” sarannya. (tih/r5) Editor : Administrator
Lalu Panca Warsa Pusuk Sembalun rinjani sembalun Gempa Longsor BPBD Lombok Timur