Menurutnya, perbedaan pendapat terkait tanggal idul fitri ini bukanlah menjadi masalah. Justru inilah momentum umat muslim untuk saling bertasamuh, dan toleransi dengan sesama. “Ini kan hanya perbedaan seremonial beribadah yang setahun sekali, itu tidak masalah. Bahkan kita juga sudah sering memiliki perbedaan dalam ritual keagamaan lainnya, dan itu lumrah,” katanya.
Sholat Idul Fitri di Mataram oleh Muhammadiyah dipusatkan di sejumlah titik. Seperti di Masjid Darul Arqam Batu Ringgit, Universitas Muhammadiyah Mataram dan Jalan Anyelir. (cr-chi/r9) Editor : Wahyu Prihadi