MATARAM-Satu polisi Inisial EAP dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Polisi yang berdomisili di Ampenan tersebut dinyatakan positif setelah hasil Swab keluar pada Minggu (12/4) lalu.”Ya benar, ada anggota polisi dari NTB yang terjangkit,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Senin (13/4).
EAP itu diduga terjangkit korona saat mengikuti Sekolah Pendidikan Perwira (SPP) di Sukabumi, Jawa Barat. Ada sebanyak 300-an calon perwira yang terjangkit Covid-19. ”Sehingga Mabes Polri memulangkan para siswa,” jelasnya.
Setiap siswa yang dipulangkan dari SPP Sukabumi, harus ditampung di Sekolah Polisi Negara (SPN) masing-masing. Mereka tidak diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. ”Makanya kita langsung jemput EAP ke Bandara,” ujarnya.
Saat dijemput kondisi EAP sehat dan bugar. Tidak menunjukkan gejala Covid-19. ”Tidak ada batuk, pilek, atau sakit tenggorokan dan sesak. Normal seperti biasa,” bebernya.
Namun, saat keluar hasil Swab, Polisi berusia 40 tahun tersebut dinyatakan positif. Dia masuk dalam kategori positif Covid-19 Orang Tanpa Gejala (OTG). ”Setelah dinyatakan positif, anggota itu (EAP, Red) kita jemput,” ujarnya.
Saat ini, EAP dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota (RSUD) Kota Mataram. Dia sudah mendapatkan perawatan intensif. ”Kondisinya sudah sangat baik,” bebernya.
Saat ini, tim Satgas Covid-19 Polda NTB sedang men-tracing dengan siapa saja EAP pernah melakukan kontak. Yang menjadi fokus tracing hanya di wilayah SPN Belanting Polda NTB. ”Tracing-nya mudah. Karena, anggota polisi itu tidak pernah kemana-kemana sepulang dari SPP Sukabumi,” ujarnya.
Tracing-nya masih terus berlanjut. Dia belum mendapatkan laporan apakah ada anggota polisi lain yang bertugas di SPN Belanting tertular atau tidak. ”Mudahan saja tidak ada,” harapnya. (arl/r2)
Editor : Administrator