Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dorr..!! Polisi Tembak Terduga Pengedar Sabu di Ampenan

Administrator • Senin, 18 Mei 2020 | 18:06 WIB
TAK BERKUTIK: Terduga pengedar sabu berinisial F diringkus di Jalan Saleh Sungkar, Ampenan, Jumat (15/5) lalu. (Ist/Lombok Post)
TAK BERKUTIK: Terduga pengedar sabu berinisial F diringkus di Jalan Saleh Sungkar, Ampenan, Jumat (15/5) lalu. (Ist/Lombok Post)
MATARAM-Terduga pengedar narkoba berinisial F kepergok akan melakukan transaksi di Jalan Saleh Sungkar, Ampenan, Mataram, Jumat (15/5). Dia akan menyerahkan barang haram tersebut ke rekannya berinisial J.

Tim Satnarkoba Polresta Mataram bergerak cepat. Ketika akan disergap, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motornya. "Kita melakukan kejar-kejaran dengan pelaku," kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, Sabtu (16/5).

https://www.youtube.com/watch?v=WrX0-9DEaEM

Saat dilakukan pengejaran, mereka berpencar. Ada yang ke arah selatan dan utara.

Untuk menghentikan pelarian pelaku, polisi  menabrakkan motornya ke arah motor pelaku. Pelaku F terjatuh. "Sehingga berhasil kita tangkap," ungkapnya.

Begitu juga dengan pelaku J berhasil dibekuk. Dia dibekuk ditempat berbeda. "J berhasil kita tangkap saat hendak lari ke arah utara," bebernya.

Dari hasil penggeledahan ditemukan bungkusan tisu. Di dalamnya terdapat klip berisi sabu.  ”Setelah kita timbang beratnya 3,84 gram,” jelasnya.

Selain itu, tim juga polisi menyita handphone kedua tersangka. ”Kita langsung melakukan pengembangan,” ujarnya.

Pelaku F diinterogasi di lapangan. Pria berdomisili di Lingkungan Batu Raja, Ampenan itu dimintai penjelasan dari mana mendapatkan barang haram tersebut. ”Tetapi, sempat saja mengelak,” ungkapnya.

Namun, setelah diinterogasi lebih lama  dengan dibuktikan hasil riwayat chat-nya, pria berusia 23 tahun itu tak bisa mengelak. Dia menunjukkan rumah tempat mengambil barang tersebut.

Ketika diminta untuk menunjukkan rumah pelaku, ternyata F berbohong. Lalu berusaha melarikan diri dan melawan saat akan ditangkap. ”Sehingga kita melakukan tindakan tegas dan terukur,” ungkapnya.

Tim masih terus mendalami dari mana dia memesan barang. ”Semua masih dalam perkembangan,” kata dia. (arl/r2) Editor : Administrator
#Polres Mataram #Sabu #Ampenan #Narkoba