MATARAM-Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di simpang empat Bank Indonesia (BI) Mataram, Jumat (25/12) sore lalu. Mobil ambulans yang membawa jenazah menabrak pengendara sepeda motor.
Pengendara sepeda motor bernama Artika Maulana Azhari datang dari arah barat. ”Kondisinya saat itu masih lampu hijau,” kata Kepala Unit Laka Satlantas Polresta Mataram Iptu Abdul Samad, Minggu (27/12).
Sementara ambulans milik RSUD Kota Mataram yang dikemudikan Mulyadi, datang dari arah selatan. Tujuannya mengantar jenazah ke Bintaro, Ampenan. Karena tergesa-gesa, mobil ambulans dengan nomor polisi DR 9136 AK itu menerobos lampu merah. ”Sehingga tabrakan tidak bisa dihindarkan,” tuturnya.
Samad menambahkan, saat kejadian, pengemudi mobil ambulans tersebut tidak menyalakan rotator dan sirine. Sehingga pengendara sepeda motor tersebut tidak mengetahui adanya ambulans bakal memotong jalurnya. ”Tiba-tiba mobil ambulans muncul dan menabrak pengendara sepeda motor,” kata dia.
Pengendara motor dan sopir ambulans sudah dipertemukan di Unit Lakalantas Polresta Mataram. Mereka sudah berdamai. ”Pihak sopir ambulans sanggup membantu membiayai pengobatan pengendara sepeda motor dengan pemberian uang Rp 500 ribu,” terangnya.
Sementara, biaya penggantian kerusakan sepeda motor dan mobil ambulans ditanggung masing-masing. ”Persoalan lakalantas ini sudah didamaikan,” jelasnya.
Saat ini, pengendara motor tersebut masih dirawat karena luka yang diderita. ”Kalau dari keterangan keluarganya, pengendara itu mengalami patah tulang,” kata Samad.
Dia mengimbau sopir ambulans untuk tetap berhati-hati. Yang terpenting, jangan sampai lupa membunyikan sirine dan menghidupkan lampu rotator. ”Supaya pengendara yang lain bisa mengetahui adanya emergency,” imbaunya. (arl/r1)
Editor : Administrator