Dalam surat telegram tersebut, Kapolsek Cakranegara Kompol Zaky Maghfur promosi menjadi kabag ops Polresta Mataram menggantikan Kompol Rafles P Girsang. Sedangkan Rafles dipercaya menjabat wakapolres Sumbawa.
Kapolsek Cakranegara selanjutnya dijabat Kompol Moh. Nasrullah. Sebelumnya, Nasrullah menjabat sespri Spripim Polda NTB.
Selanjutnya, Kapolsek Pagutan Iptu I Ketut Artana dimutasi menjadi kapolsek Lingsar menggantikan AKP Dewi Komalasari. Posisi Artana digantikan mantan Kaurbinopsnal Satreskrim Polres Lombok Timur (Lotim) Ipda Asri Putra Bahari. Sedangkan Dewi promosi sebagai pejabat sementara (PS) Kasubbag Renmin Bidkeu Polda NTB.
Kapolsek Gunungsari yang dijabat Iptu Surya Irawan diganti mantan Kanitlidik 6 Satreskrim Polresta Mataram Iptu Agus Eka Artha Sudjana. Surya Irawan dipercaya menjabat kasatresnarkoba Polres Lombok Utara.
Kapolsek Ampenan Kompol Raditya Suharta promosi menjadi kabagops Polres Lombok Utara. Posisinya digantikan mantan Kasatlantas Polres Sumbawa Barat AKP Ricky Yuhanda.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto membenarkan adanya mutasi tersebut. Mutasi bukan hanya di wilayah hukum Polresta Mataram. Tetapi di seluruh polres jajaran Polda NTB. ”Saya lihat banyak di surat telegram. Banyak kapolsek yang dimutasi. Saya tidak hafal,” kata Artanto, Selasa (1/6/2021).
Mereka yang dimutasi harus menerima serah terima jabatan (Sertijab) paling lama dalam jangka waktu 14 hari. Sehingga pejabat baru diminta segera menyesuaikan dengan tugasnya. ”Dalam dua pekan ke depan mereka sudah melakukan sertijab,” terangnya.
Artanto mengatakan, mutasi merupakan hal yang biasa dalam organisasi kepolisian. Untuk itu, anggota yang mendapatkan promosi harus lebih giat lagi dalam menjalankan tugas.
Dia meminta para pejabat yang baru untuk tetap konsisten dan meningkatkan kinerjanya. Terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. ”Semoga bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (arl/r1) Editor : Administrator