Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kepepet Bayar Utang, Pemuda di Mataram Ini Rampok Perhiasan Emas

Administrator • Rabu, 23 Maret 2022 | 08:15 WIB
NGAKUNYA KEPEPET: Kapolsek Pagutan Iptu I Putu Sastrawan (tengah) menginterogasi pelaku perampokan berinisial BM di mapolsek setempat, Selasa (22/3).
NGAKUNYA KEPEPET: Kapolsek Pagutan Iptu I Putu Sastrawan (tengah) menginterogasi pelaku perampokan berinisial BM di mapolsek setempat, Selasa (22/3).
MATARAM-Pria berinisial BM, 26 tahun, yang ditangkap tim opsnal Polsek Pagutan mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan (curas). ”Sudah kepepet, pak. Buat bayar utang Rp 3 juta ke teman,” kata BM saat ditanya Kapolsek Pagutan Iptu I Putu Sastrawan, Selasa (22/3).

Pemuda asal Gubuk Mamben, Kelurahan Pagesangan Barat, itu merampok di salah satu rumah di Jalan Meninting Raya, Kekalik Baru. Dalam aksinya, dia menodong korban dengan senjata tajam jenis sabit. Dia pun dengan mudah menguras perhiasan emas korban. ”Yang saya ambil hanya perhiasan saja. Bentuk gelang,” akunya.

Alasannya perhiasan itu bisa dengan mudah dijual. Serta sulit untuk dilacak keberadaannya. ”Cepat cair jadi uang. Makanya ambil perhiasan saja,” akunya lagi.

Namun perhiasan itu belum sempat dijual. Dia sudah terlebih dahulu ditangkap polisi, Senin (21/3).

Korban sempat melakukan perlawanan. Namun BM terus memaksa dan mendorongnya agar menyerahkan perhiasan lain yang berada di dalam lemari. ”Saya terpaksa melakukan itu. Melindungi diri dan korban lebih cepat mengikuti kemauan saya,” kata dia.

Kapolsek Pagutan Iptu Putu Sastrawan mengatakan, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Hasil pemeriksaan saksi dan barang bukti yang ditemukan polisi menguatkan unsur pidana yang dilakukan pelaku. ”Kita terapkan pasal 365 KUHP. Ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” katanya. (arl/r1) Editor : Administrator
#Polsek Pagutan #Meninting Raya #Perampok #Gubuk Mamben