Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cegah Penyelundupan Narkoba ke NTB, Pemeriksaan di Bandara Harus Diperketat

Marthadi Zuk • Jumat, 13 Oktober 2023 | 10:00 WIB

 

BNN NTB merilis hasil pengungkapan penyelundupan sabu asal Aceh seberat hampir 2 kilogram. Barang haram ini diselundupkan melalui jalur udara.
BNN NTB merilis hasil pengungkapan penyelundupan sabu asal Aceh seberat hampir 2 kilogram. Barang haram ini diselundupkan melalui jalur udara.

LombokPost-Plt Kepala Kantor Bea Cukai Mataram Agustyan Umardani mengatakan pihaknya akan memberikan atensi serius terhadap kasus penyelundupan narkoba lewat jalur udara.

“Kami akan sinergi dan kolaborasi dengan BNN dan Polda NTB. Selain itu tentu koordinasi dengan masyarakat jika ada info mengenai ini (penyelundupan narkoba),” kata Agustyan.

Penyelundupan narkoba ke NTB via jalur udara masih terjadi. Terakhir, Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB menangkap kurir asal Aceh yang membawa sabu seberat hampir 2 kilogram.

Agustyan mengatakan, Bea Cukai tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani kasus penyelundupan narkoba.

Butuh kerja sama dengan semua pihak. Terutama pihak intel dari kepolisian dan BNN.

“Selain mengandalkan teknologi, kami mengandalkan intelejen atau informasi dari semua pihak,” kata dia.

Terpisah, Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I (AP) Bandara Internasional Lombok Arif Haryanto menyampaikan, pemeriksaan barang bawaan penumpang dilakukan oleh bandara asal keberangkatan.

Pihak bandara di Lombok memang melakukan pemeriksaan tetapi tidak seperti di bandara asal keberangkatan.

“Kalau misal berangkat dari Aceh, Pekan Baru, atau Jakarta, ya pemeriksaannya di sana. Kami di sini hanya menerima,” terangnya.

Kecuali penumpang dari luar negeri. Ada pemeriksaan khusus yang dilakukan Bea Cukai dan Imigrasi. Sementara penumpang domestik, tidak ada pemeriksaan khusus.

“Kalau penumpang dari luar negeri memang perlakuannya berbeda. Ada pemeriksaan paspor dan dokumen lain ketika tiba di Bandara Lombok,” urainya.

Arif pun membenarkan beberapa pelaku penyelundupan narkoba banyak yang ditangkap di Lombok berdasarkan informasi dari bandara asalnya.

“Misalnya di sana (bandara asal) lolos. Mereka bisa memberikan informasi kemudian ditangkap di sini. Ini pentingnya koordinasi dan komunikasi,” kata dia. (ton/r1)

Editor : Marthadi
#Bea Cukai Mataram #BNN NTB #Penyelundupan #Bandara Lombok #Narkoba