Pelaku berinisial AW, 26 tahun, ditangkap Kamis malam (7/3).
“Hari ini tanggal 7 Maret 2024 tepat satu bulan kejadian tindak pidana indikasi adanya pembunuhan oleh tersangka AW berhasil kita ungkap,” kata Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama.
Warga Lingkungan Gerung Butun, Kelurahan Mandalika, Kota Mataram, itu ditangkap di sebuah barbeshop wilayah Kecamatan Sandubaya.
Hasil pemeriksaan petugas, pelaku diduga membunuh korban berinisial SU, 39 tahun, warga Sayang-Sayang, Cakranegara.
Selain membunuh korban, ia juga mencuri sejumlah barang milik korban.
Ia kemudian menjual barang hasil curian di wilayah Lombok Tengah.
“Untuk barang-barang korban yang pertama diamankan berupa handphone. Kemudian satu unit kendaraan roda dua,” jelas Yogi.
Kemudian petugas juga sempat menggeledah rumah tersangka dan menemukan BPKB kendaraan.
Ditemukan juga KTP korban yang disembunyikan dengan ditimbun di dalam tanah oleh tersangka. Hal itu dilakukan untuk menutupi jejak perbuatannya.
“Modus tersangka sakit hati karena memang tersangka berpikir bahwa korban ini adalah seorang perempuan,” beber Yogi.
Setelah tersangka diajak oleh korban ke kosnya, baru diketahui jika korban ini adalah seorang laki-laki.
Karena merasa sakit hati, tersangka akhirnya menjerat korban hingga lemas dan meninggal dunia.
Setelah melihat korban tak berdaya, pelaku mengambil barang milik korban.
“Menurut pengakuan tersangka, ia dan korban ini baru kenal. Ia ditawari diajak pulang oleh korban menggunakan sepeda motor. Ia tertarik karena mengira korban ini perempuan,” terang mantan kasatresnarkoba Polresta Mataram tersebut.
Sementara dari pengakuan tersangka, ia nekat membunuh SU lantaran sakit hati hendak disodomi.
Ia yang semula mengira SU seorang perempuan merasa kaget ketika ia ternyata seorang laki-laki.
Tak hanya itu, SU juga mengeluarkan kemaluannya dan menggesekkannya kepada tersangka sampai spermanya keluar.
“Saat di dalam kosnya dia langsung buka baju dan ternyata dia laki-laki. Dia tindih saya dan mengeluarkan spermanya,” aku AW.
Setelah sperma korban keluar dan membasahi pakaiannya, tersangka kemudian pergi ke kamar mandi.
Ia membuka bajunya kemudian menggunakannya menjerat leher korban sampai tak bernyawa. (ton/r1)
Editor : Marthadi