Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kasus Dugaan Penganiayaan Santriwati Ponpes Al-Aziziyah, Ayah Korban Lapor ke LPSK

Galih Mega Putra S • Kamis, 18 Juli 2024 | 18:40 WIB
MINTA PERLINDUNGAN: Ayah Nurul Izzati, Mahmud dan tim penasihat hukum Yan Mangandar menunjukan surat pengajuan perlindungan hukum di Perumnas Tanjung Karang Permai, Kota Mataram.(DOK LOMBOK POST)
MINTA PERLINDUNGAN: Ayah Nurul Izzati, Mahmud dan tim penasihat hukum Yan Mangandar menunjukan surat pengajuan perlindungan hukum di Perumnas Tanjung Karang Permai, Kota Mataram.(DOK LOMBOK POST)

LombokPost-Keluarga Nurul Izati, santriwati yang diduga dianiaya di lingkungan Ponpes Al-Aziziyah, Lombok Barat mengajukan perlindungan hukum ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Hari ini (kemarin) secara resmi bapak Mahmud selaku orang tua almarhum Nurul Izzati mengajukan permohonan perlindungan hukum dengan mengisi form permohonan. Kami kirimkan secara online," kata Yan Mangandar, penasihat hukum keluarga Nurul Izzati.

Tim penasihat hukum juga telah berkoordinasi dengan dua lembaga lainnya, yakni Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM.

"Kami rencananya berangkat tanggal 29 Juli ke Jakarta untuk bertemu lembaga-lembaga itu," ujar Dosen Universitas Muhammadiyah Mataram tersebut.

Dia menjelaskan, koordinasi dengan sejumlah lembaga ini untuk mendukung penanganan kasus yang sedang diproses Polresta Mataram.

”Kami siap memberikan dukungan penuh kepada kepolisian dalam menangani kasus ini agar kebenaran yang sesungguhnya bisa terungkap dan pihak keluarga mendapatkan keadilan,” jelasnya.

Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama mengatakan, pemeriksaan saksi terus berlanjut.

Hari ini, pihak Ponpes akan kembali dipanggil.

"Besok Kamis (hari ini) ada 14 orang yang akan kami periksa. Ada dari santri, dokter klinik ponpes, dan Kepala MTs-nya," jelas Yogi. (ton/r8)

Editor : Kimda Farida
#Ponpes #santri