Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tujuh WNA China yang Disinyalir Terlibat Tambang Sekotong Sudah Tinggalkan Indonesia

Hamdani Wathoni • Rabu, 23 Oktober 2024 | 10:03 WIB
Kasi Inteldakim Kantor Imigrasi Mataram Iqbal Rifai
Kasi Inteldakim Kantor Imigrasi Mataram Iqbal Rifai

LombokPost - Kantor Imigras Mataram menyebut jika sejumlah Warga Negara Asing (WNA) asal China yang disinyalir berada di Sekotong sudah pergi meninggalkan Indonesia.

Namun masih ada sebagian yang diketahui berada di Indonesia. 

"Tujuh orang yang sudah meninggalkan Indonesia," jelas Kasi Inteldakim Kantor Imigrasi Mataram Iqbal Rifai, Selasa (22/10).

Terkait penyelidikan mengenai keterlibatan WNA China dengan tambang ilegal yang ada di Sekotong, ini akan dilakukan KPK dan pihak kepolisian.

Menyusul sudah ada beberapa instansi yang meminta data WNA tersebut ke pihak Kantor Imigrasi Mataram.

"Yang perlu kami tekankan, WNA yang yang berada di wilayah Lombok Barat, mereka pemegang KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) investor. Mereka tidak terdata sebagai tenaga kerja asing," paparnya.

Meskipun mereka berada di wilayah Sekotong, Iqbal menyatakan belum tentu juga mereka berada di area tambang yang sempat bermasalah.

Namun pihak Imigrasi Mataram sudah melayangkan surat pemanggilan sebanyak dua kali ke pihak sponsor dan WNA.

Hanya saja sampai saat ini belum ada yang datang.

Pihak Polres Lobar juga sudah menyampaikan jika kasus ini sudah naik ke tingkat penyidikan.

"Kita tunggu saja. Dengan KPK masuk ke Lobar jadi bisa lebih terang lagi," harapnya.

Data di Kantor Imigrasi Mataram, total ada 15 WNA yang terdata berada di Sekotong.

Tujuh orang sudah meninggalkan Indonesia. Sisanya diketahui masih berada di Indonesia.

"Kami belum melakukan pencekalan karena belum ada permintaan dari instansi manapun. Yang bisa mengajukan pencekalan itu APH," urainya.

Tujuh WNA asal China yang keluar dari Indonesia tersebut dari data pihak Imigrasi Mataram terjadi pascapembakaran camp WNA di Sekotong. (ton)

Editor : Kimda Farida
#KPK #Imigrasi mataram #tambang emas sekotong #tambang ilegal #WNA China di Sekotong