LombokPost - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram mengedukasi warga untuk bersama-sama melawan narkoba. Termasuk mengajak para penyalahguna untuk mau direhabilitasi. Salah satu sasaran edukasi adalah warga Lingkungan Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Mataram.
“Hari ini (kemarin) kami berupaya melakukan langkah nyata perang melawan narkoba. Kami mengajak seluruh masyarakat, Forkopimda, dan semua elemen untuk lebih peduli menyehatkan badannya dengan senam dan olahraga serta sosialisasi bagaimana cara rehabilitasi,” jelas Kepala BNN Kota Mataram Kombes Pol Yuanita Amelia, Jumat (24/1).
Sosialisasi rehabilitas pengguna narkoba diawali dengan mengajak warga Karang Bagu bersama gabungan aparat Polsek Sandubaya, Koramil Cakranegara hingga Pemerintah Kecamatan Cakranegara melakukan senam bersama. Setelah itu, Kepala BNN Kota Mataram masuk ke dalam perkampungan warga menemui sejumlah pemuda, tokoh, hingga kalangan masyarakat lainnya.
Mereka diberikan susu gratis sekaligus diedukasi terkait bahaya dan risiko hukum yang dihadapi jika terlibat narkoba. Termasuk warga diberikan pemahaman bagaimana jika ingin mendapatkan layanan rehabilitasi dari ketergantungan terhadap narkoba.
“Lingkungan Karang Bagu adalah kampung yang sudah kami canangkan agar bersih dari narkoba. Maka kami hadir memotivasi masyarakat agar mau melawan narkoba dengan berbagai cara,” jelasnya.
Lingkungan Karang Bagu disebut sebagai zona merah narkoba di Kota Mataram. Karena wilayah ini harus disentuh semua elemen masyarakat. "Penyalahguna harus direhabilitasi, diberikan informasi dan edukasi mengenai soft skill dan life skill," tandasnya.
Sementara Camat Cakranegara Irfan Syafindra Soeratie tak menampik wilayah Karang Bagu disebut sebagai zona merah. Tugas pemerintah saat ini bersama semua pihak terkait adalah menyentuh wilayah ini agar bisa keluar dari zona merah dan warga terhindar dari narkoba. “Harus banyak pendekatan yang mesti dilakukan. Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa mencegah peredaran narkoba. Kami dari Pemerintah Kota Mataram bersama BNN akan terus berupaya mengupayakan rehabilitasi,” kata camat. (ton/r5)
Editor : Rury Anjas Andita