Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Polisi Tegaskan Tak Ada Geng Motor di Mataram

nur cahaya • Senin, 24 Februari 2025 | 09:13 WIB

 

AKP Regi Halili
AKP Regi Halili
 

LombokPost- Polresta Mataram menepis adanya gangster atau geng motor yang berkeliaran di Kota Mataram. Menurut mereka informasi tersebut tidak benar.

"Sekali lagi saya tegaskan  di Kota Mataram tidak ada geng motor atau gangster seperti yang dinarasikan di media sosial. Cuma, kelompok atau klub motor memang benar ada," tegasnya, Jumat (21/2).

Dia menegaskan, geng motor atau gangster berbeda dengan klub motor.

Geng motor ini terkesan seperti sekumpulan orang yang kerap berbuat anarkis dan nekat melakukan tindak pidana.

Namun klub motor identik dengan komunitas yang hobi jenis motor tertentu.

Regi juga menyikapo peristiwa penganiayaan di Jalan Adisucipto dekat bundaran eks Bandara Selaparang yang dikaitkan dengan aksi geng motor.

Dia menegaskan, penganiayaan itu tidak melibatkan geng motor atau gangster, tetapi masyarakat biasa.

"Itu diduga anggota salah satu kelompok motor," paparnya.

Hingga saat ini pelaku penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan.

”Kami berkomitmenuntuk mengungkap pelaku penganiayaan tersebut,” tegas dia.

Mengenai beberapa foto maupun CCTV dengan caption yang beredar di media sosial, Regi ini mengatakan, hal itu tidak seluruhnya terverifikasi.

Ada beberapa foto peristiwa kecelakaan lalu lintas, namun dalam narasinya disebut kejadian kriminal.

”Ada juga aksi balap liar yang dibubarkan, tapi disebut aksi geng motor atau gangster,” ungkap Regi.

Untuk itu, dia berharap masyarakat kota Mataram lebih cerdas menggunakan medsos.

"Kami berharap masyarakat tidak asal memposting, apalagi menerima kiriman dari orang lain dan langsung di posting tanpa mencari tahu kebenarannya," imbaunya.

Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terpancing dengan informasi dari media sosial, karena dapat menimbulkan kecemasan bagi masyarakat umum. 

Selain itu, dia meminta kepada masyarakat terutama para orang tua agar selalu memantau aktivitas anak-anaknya, serta melarang beraktivitas di luar rumah hingga larut malam.

"Selain mencegah tindakan kriminal, baik menjadi pelaku maupun korban, maka sebaiknya menghindari beraktivitas diluar hingga larut malam, terutama bagi para remaja," pesannya. (ton/r5)

Editor : Kimda Farida
#Balap Liar #club #kelompok #penyelidikan #tidak benar #pelaku #geng motor #Mataram #anggota #Penganiayaan