LombokPost-AKBP Hendro Purwoko resmi menjabat Kapolresta Mataram.
Sejumlah tunggakan kasus korupsi menjadi pekerjaan rumahnya.
"Saya targetkan tunggakan kasus korupsi itu harus selesai," tegas Hendro, Senin (24/3).
Saat ini ada sejumlah tunggakan kasus korupsi yang sedang ditangani Polresta Mataram.
Di antaranya, korupsi pengadaan masker, penyewaan alat berat Dinas PUPR NTB, dana desa Dasan Geria, Lombok Barat (Lobar), dan dana BOS SMAN 9 Kota Mataram.
"Semua kasus itu akan saya pelajari dulu," ujarnya.
Baca Juga: Pemprov Incar Pengelolaan PPN Teluk Awang agar Bisa Lebih Optimal
Dia akan memanggil Satreskrim untuk mengetahui sejauh mana penanganan kasus tersebut.
"Kita lihat nanti ya," kata dia.
Tidak hanya kasus korupsi saja yang menjadi atensi, beberapa persoalan yang ada di Kota Mataram juga harus dituntaskan.
"Kota Mataram merupakan ibu kota NTB. Pusat pemerintahan ada di Mataram. Jadi, penanganan harus ekstra," ujarnya.
Baca Juga: Mantan Kapolsek Kayangan dan Tiga Anak Buahnya Diperiksa di Kasus Kematian Rizkil Watoni
Masyarakat yang plural menjadi tantangan. Tentu keberagaman itu menjadi kekuatan untuk mendukung pemerintah menjadikan Kota Mataram aman, nyaman, dan kondusif.
"Pendekatan preemtif dan preventif yang kita perlukan," kata dia.
Untuk mendukung program pengamanan yang optimal, setiap anggota juga harus bekerja profesional dan progresif.
"Semua anggota harus menjalankan tugas dengan baik," perintahnya.
Dia meminta masyarakat juga mendukung menjadikan Mataram sebagai wilayah yang aman dan nyaman untuk dikunjungi. Sehingga program kepolisian berjalan sesuai harapan.
"Kami perlu dukungan masyarakat yang intens. Keterlibatan masyarakat juga sangat diperlukan," tegasnya. (arl/r5)
Editor : Kimda Farida