Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bocah Ditemukan Tewas Hanyut di Irigasi

Harli Arl • Jumat, 17 April 2026 | 14:46 WIB
OLAH TKP: Sejumlah polisi melakukan olah TKP tempat ditemukannya jenazah bocah enam tahun di saluran irigasi, (POLSEK NARMADA FOR LOMBOK POST)
OLAH TKP: Sejumlah polisi melakukan olah TKP tempat ditemukannya jenazah bocah enam tahun di saluran irigasi, (POLSEK NARMADA FOR LOMBOK POST)

LombokPost - Bocah enam tahun bernama Arga Anggara sempat menghilang sejak Rabu (15/4).

Karena tidak pulang hingga malam, dia sempat diisukan menjadi korban penculikan.

Tetapi, bocah tersebut ditemukan meninggal di saluran irigasi di sekitar rumahnya, Dusun Eyat Bintang, Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Kamis (16/4) pagi.

Baca Juga: Remaja Hanyut di Air Terjun Temburun Nanas Belum Ketemu, SAR Perluas Pencarian ke Bendungan Meninting

"Jadi anak itu bukan korban penculikan. Tetapi karena hanyut di sungai," kata Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, Kamis (16/4). 

Penemuan bermula saat petugas penjaga pintu air melakukan pengecekan rutin. Jasad korban terlihat di aliran irigasi, lalu warga sekitar dipanggil untuk membantu evakuasi.

Sejumlah saksi bersama kepala dusun setempat datang ke lokasi. "Setelah diangkat, keluarga memastikan identitas korban," jelasnya. 

Baca Juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Hanyut di Sungai Remeneng, Begini Ciri-cirinya

Selanjutnya jasad korban dibawa ke Puskesmas Sedau guna dilakukan pemeriksaan visum luar. "Petugas medis dari Puskesmas Sedau yang melakukan pemeriksaan, tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban," tegasnya. 

Untuk memastikan penyebab kematian korban dapat ditemukan melalui proses otopsi. "Tetapi pihak keluarga menolak (otopsi). Sudah menerima dengan ikhlas karena peristiwa itu menjadi musibah," ujarnya. 

Pihak kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi. "Hasil temuan kami tidak ada mengarah ke kasus penculikan," jelasnya. 

Baca Juga: Balita Hanyut di Selong Ditemukan di Pulau Moyo Sumbawa, Operasi SAR Resmi Ditutup

Dia mengimbau warga tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum jelas. “Kami minta masyarakat tidak terpancing isu liar dan tetap menunggu hasil penanganan dari kepolisian,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama di sekitar saluran air. “Pengawasan keluarga sangat penting untuk mencegah kejadian serupa, khususnya di lingkungan yang berisiko,” tutupnya. (arl/r5)

Editor : Redaksi
#kemacetan #hanyut #Narmada #bocah #otopsi