LombokPost - Puasa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memberikan segudang manfaat bagi kesehatan dan pembentukan karakter anak. Pakar kesehatan dari Alodokter mengungkapkan puasa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak, mencegah obesitas, melatih disiplin, serta menumbuhkan kesabaran dan empati.
"Puasa merangsang aktivitas sel darah putih, membuat anak lebih kuat melawan penyakit dan mengurangi risiko alergi," ujar pakar tersebut dikutip dari Alodokter.
Baca Juga: Lupa Matikan Kompor, Satu Rumah Lotim Terbakar
Selain itu, pembatasan waktu makan saat puasa membantu anak mengontrol berat badan dan mencegah obesitas.
Lebih dari sekadar kesehatan fisik, puasa juga menjadi sarana efektif untuk melatih kedisiplinan anak. Anak belajar mengatur waktu makan, tidur, dan beribadah, sehingga terbiasa hidup teratur. Puasa juga melatih anak mengendalikan diri, bersabar, dan mengelola emosi, serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.
Namun, orang tua perlu memperhatikan asupan nutrisi anak saat berpuasa. Saat sahur, berikan makanan kaya serat, karbohidrat, dan protein agar anak kenyang lebih lama. Pastikan anak minum air putih yang cukup, hindari makanan tinggi gula, garam, dan gorengan, serta batasi minuman bersoda.
Baca Juga: Pemprov NTB Akan Lakukan Evaluasi untuk Rombak OPD
"Ajak anak berpuasa sejak dini, kenalkan konsepnya dengan bahasa sederhana, berikan motivasi dan hadiah, serta jangan paksakan puasa penuh di awal," saran pakar. Jika ada kekhawatiran terkait kesehatan anak saat berpuasa, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter. (nur/r6)
Editor : Prihadi Zoldic