LombokPost - Bagi jutaan orang, secangkir kopi hangat adalah "tombol start" untuk memulai hari. Namun, kenikmatan dari minuman berkafein ini memiliki batas.
Ahli kesehatan mengingatkan, minum kopi tanpa aturan justru bisa berbalik memicu efek negatif, mulai dari jantung berdebar, gelisah, hingga badan gemetar.
Lantas, berapa banyak kopi yang aman dikonsumsi dan bagaimana cara meminumnya yang benar?
Baca Juga: Asyraf Coffee, Kopi Lombok Murni Tanpa Campuran
Batas Aman Kafein: Jangan Lebih dari 400 mg!
Menurut Mayo Clinic, batas konsumsi kafein yang terbilang aman untuk sebagian besar orang dewasa adalah 400 miligram (mg) per hari.
400 mg Kafein Setara dengan sekitar 4 cangkir kopi standar. Atau 2 gelas minuman berenergi.
Baca Juga: Pemuda Loteng Ini Sukses Jadi Eksportir Kopi Lombok
Meskipun batas rata-rata adalah 4 cangkir, secara umum para ahli merekomendasikan agar konsumsi harian tidak lebih dari 2 hingga 3 cangkir per hari untuk pria maupun wanita dewasa, guna menghindari efek samping yang tidak diinginkan.
Perhatian Khusus untuk Kelompok Rentan
Batas konsumsi kafein perlu diperketat untuk kelompok tertentu.
Anak-anak, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui: Disarankan untuk membatasi minuman berkafein tidak lebih dari 200 miligram (mg) per hari, atau setara dengan 2 cangkir kopi. Pembatasan ini sangat penting untuk kesehatan janin atau bayi.
Aturan Kunci: Dengarkan Respons Tubuh
Meskipun ada patokan angka dari ahli, aturan terpenting dalam minum kopi adalah personal. Batas 4 cangkir per hari hanyalah batas rata-rata dan belum tentu berlaku bagi semua orang.
Berikut adalah aturan minum kopi yang benar.
Perhatikan Respons Tubuh Anda: Beberapa orang mungkin kuat dengan kopi hitam berkafein tinggi, sementara yang lain hanya dengan setengah cangkir sudah bisa merasa gelisah atau sakit perut.
Jangan jadikan kebiasaan orang lain sebagai patokan wajib. Jika satu cangkir saja sudah mengganggu, sebaiknya hindari atau kurangi drastis.
Dengan memperhatikan dosis dan respons tubuh, Anda dapat menikmati kopi dengan manfaat maksimal meningkatkan fokus dan semangat tanpa mengorbankan kesehatan dan kenyamanan tubuh.
Editor : Siti Aeny Maryam