Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menkes Budi Gunadi Ingatkan Kaum Hawa: Jangan Mau Sama Cowok Perokok, Dia yang Merokok Tubuhmu yang Menanggung!

Akbar Sirinawa • Jumat, 16 Januari 2026 | 06:12 WIB
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memaparkan tentang Tuberkolosis atau TBC sebagai penyakit yang paling mematikan di Indonesia.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memaparkan tentang Tuberkolosis atau TBC sebagai penyakit yang paling mematikan di Indonesia.

 

LombokPost-Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengeluarkan imbauan keras yang kini tengah viral di jagat maya, khususnya bagi kaum perempuan.

Menkes secara gamblang menyebut pria perokok sebagai "red flag" atau sinyal bahaya yang harus dihindari dalam memilih pasangan hidup.

Peringatan ini menjadi sangat relevan bagi masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB), mengingat dampak kesehatan yang ditimbulkan bukan hanya menyasar si perokok, melainkan juga orang terdekatnya.

Paparan residu rokok terbukti meningkatkan risiko penyakit mematikan seperti kanker payudara dan kanker serviks secara signifikan.

"Jangan Pernah Mau Sama Cowok Perokok"

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya (@bgsadikin) dalam program #BudiGemarSharing, Selasa (13/1), Menkes Budi memberikan pesan emosional yang ditujukan untuk melindungi kesehatan perempuan Indonesia.

"Buat para perempuan, termasuk anakku sendiri. Jangan pernah mau sama cowok perokok. Ini red flag besar. Dia yang merokok tapi tubuhmu yang harus nanggung akibatnya," ujar Menkes Budi dengan tegas.

Pernyataan ini bukan tanpa alasan. Menkes menekankan bahwa cinta seharusnya melindungi, bukan malah memberikan beban penyakit jangka panjang bagi pasangan.

Menurut Menkes, banyak pria yang merasa sudah aman jika tidak merokok langsung di depan pasangannya. Namun, dunia medis mengenal fenomena third-hand smoke, di mana zat beracun rokok tetap mengendap dan menjadi ancaman nyata.

Zat berbahaya tersebut menempel kuat di pakaian, rambut, hingga kulit si perokok dalam waktu yang lama. Akibatnya, perempuan yang berada di dekatnya tetap akan menghirup sisa-sisa racun tersebut secara tidak sengaja.

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena paparan residu tersebut dapat meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker serviks hingga 40 persen. Dua penyakit ini merupakan momok menakutkan yang menjadi penyebab utama kematian perempuan di Indonesia.

Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Menyikapi ancaman ini, Menkes Budi mengajak seluruh perempuan, terutama mereka yang sering terpapar asap atau residu rokok, untuk segera melakukan deteksi dini. Pemerintah kini telah memfasilitasi layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dapat diakses di Puskesmas seluruh Indonesia.

"Segera manfaatkan pemeriksaan payudara klinis, USG jaringan payudara, hingga tes HPV DNA untuk deteksi dini kanker serviks secara gratis," imbau Menkes.

Langkah preventif ini diharapkan dapat menekan angka kasus kanker di daerah-daerah, termasuk NTB, melalui deteksi sejak dini sebelum penyakit memasuki stadium lanjut.

Editor : Akbar Sirinawa
#kesehatan wanita #cek kesehatan gratis #kanker serviks #Cowok perokok red flag #Menkes Budi Gunadi Sadikin #Kanker Payudara