Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Komunitas Motor Touring di NTB Bawa Angin Segar untuk UMKM

Geumerie Ayu • Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:33 WIB
LAYANI PESANAN: Misbah yang tengah membakar ikan pesanan pembeli di lapak miliknya yang ada di pinggir jalan raya Taman Loang Baloq, Mataram. (Ferial/Lombok Post)
LAYANI PESANAN: Misbah yang tengah membakar ikan pesanan pembeli di lapak miliknya yang ada di pinggir jalan raya Taman Loang Baloq, Mataram. (Ferial/Lombok Post)

LombokPost – Bukan sekadar penyalur hobi berkendara, fenomena menjamurnya komunitas motor touring di daerah menjelma menjadi motor penggerak baru bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Sudut pandangnya menjelajahi keindahan alam sekaligus berbagi rezeki. Aktivitas touring kini terbukti memberikan kontribusi mikro dan makro nyata yang terukur.

Di Mataram, salah satu titik yang kerap menjadi lokasi berkumpul favorit adalah kawasan Pantai dan Taman Loang Baloq.

Baca Juga: Suzuki Fronx Sport Produksi Indonesia Meluncur di Malaysia

Aksesnya yang strategis di pinggir pantai menjadikannya rest area yang ideal bagi para pengendara sebelum melanjutkan perjalanan ke arah barat atau selatan Pulau Lombok.

Dampak ekonomi dari aktivitas ini dirasakan langsung para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ketika puluhan motor terparkir di sebuah destinasi, perputaran uang langsung terjadi saat itu juga. Pengendara membutuhkan bahan bakar, makanan, tempat istirahat, hingga oleh-oleh.

Baca Juga: Tank 500 Diesel 4x4 sang Penantang SUV Premium

Sektor kuliner lokal menjadi salah satu yang paling diuntungkan.

Misbah, seorang penjual ikan bakar di sekitar Taman Loang Baloq, mengakui adanya peningkatan omzet yang signifikan sejak komunitas motor sering menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat singgah atau finish kegiatan mereka.

"Saya mulai jualan sejak 2013, selain keluarga yang datang liburan, kelompok touring juga sering mampir makan di sini," ujar Misbah.

Baca Juga: Uma Lengge, Wisata Budaya yang Unik di Bima

Menurut Misbah, kehadiran rombongan touring membawa angin segar bagi pendapatan hariannya.

Karakteristik anggota komunitas motor yang cenderung royal saat berkumpul bersama kelompoknya membuat dagangan ikan bakarnya cepat habis.

“Kadang ada yang pesan ikan bakar untuk dibawa ke lokasi tujuan mereka,” katanya.

Fenomena positif ini juga ditangkap erat pengelola destinasi.

Baca Juga: Jiwa yang Tertukar, Ini 3 Alasan Wajib Nonton Drakor Reborn Rookie

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Alam Santong (PAS) Malkam Hadi di Lombok Utara menjelaskan, dampak ekonomi yang ditimbulkan dengan hadirnya komunitas touring motor sangat terasa, terutama secara mikro.

Secara mikro, Malkam melihat adanya peningkatan daya beli langsung di tingkat pedagang eceran, juru parkir, dan pemandu lokal.

Pendapatan harian masyarakat di sekitar objek wisata melonjak instan setiap kali ada event atau kunjungan terorganisir dari klub motor.

Baca Juga: Manis Segar Bolu Berai, Jajanan Unik Khas Sumbawa

Sebagai informasi, Desa Santong di Kecamatan Kayangan merupakan salah satu lokasi yang kini tengah naik daun dan sangat diminati oleh wisatawan.

Khususnya mereka yang gemar melakukan kegiatan perkemahan (camping ground).

Menurut Malkam, kehadiran komunitas motor memberikan keuntungan tersendiri bagi pengembangan wilayahnya.

Baca Juga: Komunitas Motor Touring Lombok Tak Sekadar Hobi, Jadi Ruang Silaturahmi Lintas Profesi dan Usia

Keindahan alam Santong yang asri kini semakin dikenal luas berkat dokumentasi perjalanan para pengendara.

“Banyak dampak positifnya, salah satunya promosi gratis,” ujarnya.

Selain promosi cuma-cuma, Malkam menambahkan, kedatangan komunitas touring ke area perkemahan membawa dampak ekonomi berantai bagi pengelola wisata.

Pendapatan dari tiket masuk dan penyewaan lahan kemah meningkat secara stabil.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Drama Korea Terbaru yang Siap Tayang Juni 2026

Hal ini memberikan modal tambahan bagi Pokdarwis untuk terus merawat fasilitas.

Termasuk juga menjaga kebersihan lingkungan, serta mengembangkan titik-titik wisata baru di sekitar kawasan desa.

Editor : Akbar Sirinawa
#Komunitas Motor Touring #UMKM #ekonomi lokal #pokdarwis #Pariwisata