Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Atasi Kesepian Gen Z, Roblox Hadirkan Kencan Virtual

Sanchia Vaneka • Jumat, 18 Juli 2025 | 20:36 WIB

 

Photo
Photo

LombokPost – Platform game populer Roblox dikabarkan tengah merencanakan sebuah fitur inovatif: kencan virtual.

Fitur ini direncanakan akan ditujukan secara eksklusif bagi pengguna berusia 21 tahun ke atas yang telah terverifikasi, menandai evolusi Roblox dari sekadar platform game anak-anak menjadi metaverse yang lebih komprehensif.

CEO Roblox, David Baszucki, membahas rencana ini dalam sebuah wawancara di Tech Stuff podcast dari iheartpodcasts.

Ide di balik fitur kencan virtual ini adalah untuk membantu individu yang merasa canggung dalam pertemuan tatap muka di dunia nyata.

Dengan fitur ini, pengguna dapat membangun koneksi online terlebih dahulu dalam suasana santai, sebelum memutuskan untuk bertemu secara langsung. Konsepnya adalah menyediakan "kencan virtual pertama yang aman."

Fitur kencan ini pertama kali diisyaratkan pada acara Roblox's 2023 DevCon. Rencana ini sebagian besar terinspirasi oleh meningkatnya tingkat kesepian di kalangan Generasi Z, di mana 73 persen dari mereka melaporkan merasa kesepian.

Meski pun fitur ini belum resmi diluncurkan, ambisinya adalah menjadikan Roblox sebagai titik awal untuk romansa di dunia nyata.


Wacana ini disambut dengan beragam pandangan. Beberapa pihak skeptis terhadap fitur kencan di platform yang selama ini dikenal banyak digunakan oleh pengguna yang lebih muda.

Namun, di sisi lain, banyak yang melihatnya sebagai cara tanpa tekanan untuk terhubung, berbicara, dan bahkan mungkin jatuh cinta menggunakan avatar.

Langkah ini menunjukkan upaya Roblox untuk terus berinovasi dan memperluas cakupan layanannya, tidak hanya sebagai tempat bermain, tetapi juga sebagai ruang sosial yang mendukung interaksi dan hubungan antar pengguna di berbagai usia. Fitur ini diharapkan dapat memberikan solusi alternatif bagi Gen Z dan milenial muda untuk mencari koneksi dalam era digital ini.

Editor : Prihadi Zoldic