LombokPost - Bersepeda telah lama dikenal sebagai olahraga yang menyehatkan, namun di balik keseruan menaklukkan rute, tersimpan fakta menarik: olahraga ini bisa menjadi sangat mahal.
Tidak hanya harga sepedanya yang menyentuh ratusan juta, tetapi perlengkapan atau outfit yang dikenakan oleh para pesepeda, khususnya yang menekuni road bike dan Mountain Bike (MTB), juga menuntut kocek yang dalam.
I Made Adiyasa Kurniawan, anggota Rinjani Cycling Club (RCC), membeberkan detail biaya yang harus disiapkan untuk tampil prima dan aman di atas sepeda. Dego menjelaskan, setiap item perlengkapan memiliki rentang harga yang fantastis, sejalan dengan teknologi dan fungsinya.
Rincian Biaya Outfit Road Bike
Helm: Perlindungan kepala menjadi yang utama. Harga helm standar bisa dimulai dari Rp 1 juta hingga mencapai Rp 5 juta.
Kacamata: Bukan kacamata biasa, kacamata sepeda mahal karena teknologinya. Harganya berkisar dari Rp 250 ribu hingga merek premium seperti Oakley yang bisa mencapai Rp 6 juta hingga Rp 7 juta. Kacamata ini dibanderol mahal karena fitur fotochromic, yaitu lensa yang bisa menggelap saat terik dan bening saat kondisi gelap.
Sarung Tangan (Glove): Untuk kenyamanan dan pegangan, sarung tangan dibanderol antara Rp 300 ribuan hingga Rp 1 juta.
Jersey: Baju balap standar bisa didapatkan dengan harga sekitar Rp 700 ribu. Namun, jersey yang menawarkan kenyamanan maksimal dan teknologi bahan canggih harganya bisa melambung hingga Rp 4 juta.
Celana (Bib): Ini adalah salah satu investasi terpenting. Celana sepeda (bib) dengan padding (bantalan) berkualitas bagus harganya rata-rata di atas Rp 2 juta, bahkan untuk kualitas terbaik bisa mencapai Rp 6 juta.
Kaos Kaki: Bahkan kaos kaki pun punya harga khusus untuk bersepeda, dimulai dari Rp 300 ribuan.
Sepatu: Untuk sepatu yang sudah menggunakan bahan karbon dan sistem pengikat BOA yang praktis, pesepeda harus menyiapkan dana minimal Rp 5 juta.
Dego mengungkapkan, jika semua item tersebut dijumlahkan, total biaya untuk outfit lengkap seorang pemain road bike sudah setara dengan harga sebuah motor.
Mountain Bike: Panggungnya Para Sultan Sejati
Jika road bike sudah mahal, Made menyebutkan bahwa pemain Mountain Bike (MTB) berada di level "lebih sultan."
"Kalau yang main MTB lebih mahal lagi, karena dia butuh body protector," jelas Made.
Kebutuhan perlindungan yang lebih ekstrem karena medan off-road membuat biaya membengkak. Mereka membutuhkan pelindung siku (elbow) dan pelindung lutut (knee), serta tas air (waterbag) khusus. Helm yang digunakan pun umumnya jenis full face yang jauh lebih mahal.
Dego menyoroti tingginya risiko kerusakan pada perlengkapan dan sepeda MTB. “Main MTB enggak, crash aja bisa rusak barangnya,” katanya.
Aktivitas di gunung dengan lompatan dan benturan membuat sparepart mudah rusak dan harus diganti, tidak seperti road bike yang umumnya hanya rusak jika terjadi kecelakaan besar.
Intinya, dalam dunia gowes, harga perlengkapan adalah cerminan dari keamanan, kenyamanan, dan teknologi tinggi yang ditawarkan, memastikan para penggunanya dapat bersepeda dengan performa terbaik.
Editor : Kimda Farida