Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Real Food: Lebih Segar, Lebih Sehat dengan Harga Terjangkau, Kualitas Terjamin

Lombok Post Online • Sabtu, 15 November 2025 | 11:55 WIB
CARI SEHAT: Seorang pelanggan menikmati makanan sehat di kafe Juicy Juice & Salad Bar di Cakranegara, Kota Mataram, Jumat (14/11).
CARI SEHAT: Seorang pelanggan menikmati makanan sehat di kafe Juicy Juice & Salad Bar di Cakranegara, Kota Mataram, Jumat (14/11).

LombokPost - Gelombang gaya hidup sehat tengah menyapu sejumlah kota di Pulau Lombok.

Dari meja makan rumah tangga hingga menu kafe kekinian, gerakan kembali ke pangan segar dan minim olahan real food kian terasa mengubah cara warga mengonsumsi makanan.

Di sejumlah sudut kota, pilihan warga terhadap makanan perlahan berubah. Piring yang dulu akrab dengan makanan cepat saji kini mulai diisi sayuran segar, buah musiman, biji-bijian, hingga hidangan rumahan tanpa tambahan pengawet.

Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan refleksi dari meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kualitas hidup.

Perubahan itu tampak jelas di stan makan sehat yang mulai bermunculan di sejumlah kawasan strategis.

Menu seperti aneka kukusan, salad lokal, aneka jus hingga buah potong mulai menjadi favorit, terutama bagi masyarakat yang ingin makan praktis tanpa kehilangan unsur sehat. Para pelaku UMKM kuliner pun menangkap peluang ini, menghadirkan sajian berbasis bahan real food yang lebih ramah tubuh.

Antusiasme Meningkat

Salah satu kafe khusus real food di Kota Mataram adalah Juicy Juice & Salad Bar. Berlokasi strategis di Cilinaya, Cakranegara, kafe ini menyediakan aneka real food hingga minuman sehat dengan racikan sendiri.

Tempatnya tidak begitu luas.

Namun dekorasinya yang bagus membuat kafe ini terasa nyaman bagi konsumen yang ingin makan di tempat.

Terbukti, peminat kafe ini cukup banyak. Mulai dari kalangan muda (Gen Z) hingga tua.

“Paling banyak Gen Z dan pekerja kantoran,” ujar Staf Juicy Juice & Salad Bar Amelia Kartika.

Perempuan berhijab ini menuturkan, minat masyarakat untuk mengonsumsi makanan sehat di tempatnya melonjak tajam sejak awal berdiri.

Tren meningkatnya kesadaran hidup sehat membuat peminat real food terus bertambah setiap harinya.

"Antusiasme masyarakat untuk makan sehat sekarang jauh lebih tinggi dibanding dulu. Dulu mungkin hanya sekitar 50 persen, sekarang bisa dibilang sudah mencapai 90 persen," beber Amel, sapaan akrabnya.

Juicy Juice & Salad Bar sudah beroperasi sejak tahun 2020.

Sejak saat itu telah menjadi go-to place bagi para pencari makanan bernutrisi.

Ada beberapa menu andalan berhasil mencuri perhatian pelanggan dan menjadi best seller.

"Untuk saat ini yang paling banyak disukai itu ada Pesto Sourdough, dan Caesar Salad kami juga best seller," jelasnya.

Amel menambahkan, keunggulan Caesar Salad mereka terletak pada kandungan full protein.

Kemudian dressing salad dibuat sendiri dari kuning telur, menegaskan kualitas bahan baku yang premium.

Selain salad dalam mangkuk (salad bowl), kafe ini juga menawarkan varian sandwich dan wrap dengan tiga pilihan dressing, yakni spicy, caesar, dan ranch.

Selain hidangan padat, minuman Juicy Juice & Salad Bar juga tak kalah diminati.

Juicy Juice menawarkan dua jenis jus. Di antaranya, Single Juice yang menggunakan tambahan gula, air, dan es batu.

Jus Full Fresh, yakni jus murni dari sari buah dan sayur tanpa tambahan air dan gula.

"Jus full fresh kini menjadi pilihan utama. Kami memproduksi sekitar 60 botol jus setiap hari," kata Amel.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

Harga Terjangkau

Saat disinggung mengenai stereotipe makanan sehat yang sering dianggap mahal dan kurang enak, Amel dengan tegas membantahnya. Menurut dia, harga makanan sehat saat ini hampir sama dengan makanan biasa pada umumnya. “Harganya worth it saja, kembali lagi ke kualitasnya. Kami membuat semua mulai dari dressing sendiri. Dan cobain saja, makanan sehat kami enak kok," tantangnya.

Soal harga menu, kata Amel dimulai dari Rp 25.000 hingga Rp 40.000 untuk salad. Sementara jus, single juice mulai dari Rp 13.000-16.000 dan juice full fresh dibanderol Rp 28.000. Tersedia pula paket hemat yang mengombinasikan salad/wrap/sandwich dengan jus.

Lapak Kukusan

Penjual Kukusan di Jalan Udayana, Sri Mulyati, menawarkan pilihan menu sarapan ringan yang serba dikukus. Menu ini yang terbukti sukses menarik perhatian masyarakat. Hal itu telihat dari jualannya nyaris selalu ludes sebelum pukul 09.00 Wita setiap harinya.

"Kami memilih jualan yang sehat-sehat untuk mengikuti zaman. Apalagi pasarnya bagus, karena kami berada dekat tempat olahraga, jadi orang-orang yang melihat langsung tertarik," ungkap Sri.

Untuk memastikan kualitas produk, Sri menjamin bahan baku yang digunakan aman dan terbaik.

Dalam sehari, kebutuhan bahan baku kukusan cukup tinggi. Seperti ubi jalar setidaknya 6-7 kilogram, jagung sekitar 7 bungkus (pipilan), pisang sekitar 2 hingga 3 tandan, hingga telur 1 tray.

“Singkong tidak begitu banyak dijual karena permintaan yang masih rendah,” bebernya.

Satu porsi kukusan dijual Rp 10.000 dan Rp 13.000 jika menambahkan telur. Selain kukusan, dirinya menjual puding labu seharga Rp 5.000 dan sumping labu Rp 5.000 per 3 pcs. “Menu yang paling banyak disukai dan paling laris adalah ubi jalar, pisang, dan sumping labu,” pungkasnya.

Produsen Kebanjiran Order

Meningkatnya konsumsi real food juga membawa berkah bagi produsen.

Salah satu suplayer bahan pangan segar untuk kebutuhan real food adalah Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Lombok Utara.

Sekolah ini sejak beberapa tahun lalu mengembangkan budi daya pokcoy dengan sistem hidroponik.

Aktivitas berkebun dengan metode ini sekaligus memberdayakan para siswa dalam seluruh proses pengelolaannya.

Para siswa terlibat dalam penanaman, panen, pengemasan, hingga penjualan.

Kepala SLBN 1 Lombok Utara Iriyati menjelaskan, budi daya pokcoy dilakukan di dua lokasi. Titik pertama mampu menampung sekitar 120 tangkai, sementara titik kedua berkapasitas 240 tangkai.

"Seluruh proses penanaman hingga perawatan dilakukan oleh siswa dengan pendampingan guru," jelasnya.

Agar hasil panen terserap secara optimal, sekolah telah menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) dengan toko “Warung Sayurku” di Tanjung. Sebuah toko yang menjual berbagai macam jenis sayuran.

Playstore Lombok Post
Playstore Lombok Post

Iriyati mengaku, toko tersebut siap menerima kapan pun dan berapa pun hasil panen pokcoy dari SLBN 1 Tanjung. Akan tetapi permintaan tersebut belum mampu dipenuhi.

Iriyati mengaku, sebelum adanya MoU, SLBN 1 Lombok Utara memasok ke beberapa tempat dan pembeli perorangan. Namun kini memusatkan distribusi khusus ke Warung Sayurku sebagai bentuk penghargaan terhadap kemitraan yang telah terbangun.

Menariknya, hasil panen dari para siswa ini tidak hanya dipasarkan di Tanjung, tetapi juga disalurkan ke Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Di kawasan wisata tiga gili ini memiliki kebutuhan tinggi terhadap bahan makanan segar. (rur/fer/bib/r3)

Editor : Kimda Farida
#UMKM #Real food #Kuliner #makanan #sehat