Trotoar Sudah Bagus, Dibongkar PT AMGM, Miftah: Perbaikan Harus Seperti Semula!
Miq Ade• Sabtu, 14 Oktober 2023 | 14:35 WIB
Trotoar jalan yang berlobang oleh proyek PTAM Giri Menang untuk perbaikan pemipaan.
LombokPost-Penggalian pedestrian jalan kembali dilakukan oleh PT Air Minum Giri Menang (AMGM). Sebagian trotoar di jalan pendidikan sudah terlobangi.
Penggalian trotoar dengan alasan meningkatkan pelayanan dengan peremajaan pipa. Tetapi yang menjadi perosalan acap kali pemulihan trotoar ataupun jalan akibat penggalian tidak sesuai dengan aslinya. Hal ini telah menjadi keluhan yang terus berulang-ulang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Miftahurrahman mengatakan galian yang dilakukan oleh PT AMGM saat ini baru di trotoar yang menjadi wilayah pemerintah provinsi. "Bahwa galian pipa ini berada di ruas jalan provinsi," kata Miftah menjawab pertanyaan Lombok Post, Kamis (12/10).
Namun demikian, jalan itu berada di jantung Kota Mataram. Menjadi wajah yang akan meninggalkan kesan bagi pendatang di ibu kota. Lebih-lebih momen motoGP Mandalika 2023 seperti saat ini.
Banyak wisatawan luar daerah bahkan mancanegara menginap di ibu kota. Mereka disuguhkan pemandangan trotoar jalan yang tidak bisa dilewati dan tumpukan tanah di mana-mana.
Miftah meminta PT AMG bertanggung jawab dengan pembongkaran. Mengembalikan kondisi trotoar dan jalan yang dibongkar.
"Mungkin (penggalian) sudah dikoordinasikan dengan Dinas PUPR provinsi untuk izin pemasangan di lokasi tersebut dan tetap kita berharap bahwa perbaikan harus sesuai dengan kondisi semula," tegasnya.
Keluhan pada kualitas pemulihan yang tidak sesuai aslinya (baca: lebih jelek), sebenarnya bukan kali ini saja. Keluhan ini berulang dan mewarnai pekerjaan PT AMGM di manapun melakukan proyek galian.
Situasinya semakin tidak tepat karena NTB, khususnya Kota Mataram saat ini sedang berupaya menampakkan wajah terbaiknya. Wisatawan yang tengah berlibur menyaksikan pembalap kesayangan mereka berlaga di event motoGP, tentu ingin menikmati juga keindahan ibu kota.
Tetapi lubang-lubang galian itu bukanlah pemandangan yang dicari wisatawan. Mereka harus mencari jalan lain, kalau mau jalan-jalan menikmati keindahan ibu kota di kawasan pendidikan itu.
Sementara itu, Miftah kembali menekankan akan meminta PT AMGM memulihkan jalan. "Dan walaupun demikian terkait inipun kami akan coba tetap koordinasikan sama PDAM untuk mengingatkan agar upaya-upaya perbaikan kembali harus menjadi perhatian sehingga kondisi kembali seperti semula," tegasnya berulang.
Ditambahkan Miftah, proses galian dan perbaikan kembali diawasi langsung oleh Balai Pemeliharaan Jalan PUPR Provinsi. "Dan kami pun Dinas PUPR Kota tetap juga mengingatkan untuk rekondisinya agar menjadi perhatian utama dari PDAM," tegasnya.
Sebelumnya Direktur Utama PT AMGM H Lalu Ahmad Zaini mengatakan pihaknya terus berupaya berupaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Tidak hanya dari sisi kuantitas tetapi juga kualitas.
Dikatakan, saat ini tengah dilakukan pengerjaan penggantian pipa primer yang sudah berusia tua di sejumlah titik di Kota Mataram dan Lombok Barat. Ini juga dilakukan untuk menekan biaya pemeliharaan.
"Selama ini pelayanan kerap terganggu akibat kebocoran pipa. Ini yang kami upayakan bisa diminimalisir dengan peremajaan pipa utama ini,” ungkapnya.
Saat ini banyak pipa berusia cukup tua, karena dipasang tahun 1970-an. Kondisinya yang rapuh membuatnya mudah bocor. Tingkat kebocoran mencapai 32 persen.
Sehingga menyebabkan pelayanan terganggu ketika dilakukan perbaikan. Otomatis, ini membuat air tidak bisa mengalir ke rumah pelanggan.
Dengan dipasangnya pipa baru atau proses peremajaan pipa ini, diharapkan kebocoran ke depan bisa jauh berkurang.
Sehingga distribusi air bersih ke rumah pelanggan tidak mengalami hambatan. Selain karena usia pipa yang tua, proyek pelebaran jalan juga diungkapkan kerap menyebabkan kebocoran pipa.
“Pelebaran jalan menggunakan alat berat ini tidak bisa kami proyeksikan kerusakannya. Tapi begitu rusak langsung kami perbaiki,” ucapnya. (zad)