Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Koperasi Merah Putih Kota Mataram Terbaik di NTB 

C
Penulis: Chia❯

 


Advertisement

Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM Kota Mataram Jimmy Nelwan
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM Kota Mataram Jimmy Nelwan

 

LombokPost – Program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Mataram menunjukkan progres yang menggembirakan. Berdasarkan penilaian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, Kota Mataram dinilai sebagai wilayah dengan pengelolaan Koperasi Kelurahan Merah Putih terbaik dibandingkan kabupaten dan kota lainnya.

Advertisement

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Mataram Jimmy Nelwan mengungkapkan, predikat terbaik ini diberikan karena seluruh struktur kepengurusan hingga pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di tingkat kelurahan telah berjalan sesuai regulasi.

“Kita mendapat penilaian dari Provinsi, seluruh kabupaten/kota itu, Kota Mataram yang terbaik untuk Koperasi Kelurahan Merah Putih. Baik dari sisi pengurusnya maupun pelaksanaan RAT-nya, semuanya sudah kita jalankan dengan baik,” kata Jimmy.

Advertisement

Jimmy menjelaskan, saat ini seluruh KMP di kelurahan-kelurahan se-Kota Mataram sudah beroperasi secara aktif. Meskipun belum semua memiliki gerai fisik yang permanen, fungsi koperasi sebagai penggerak ekonomi warga sudah mulai terasa.

Beberapa kelurahan bahkan tercatat telah memiliki modal mandiri yang cukup untuk menjalankan unit usahanya. Jimmy menyebutkan, Kelurahan Ampenan Utara saat ini telah mengantongi modal operasional sebesar Rp 75 juta. Selain itu, beberapa wilayah lain seperti Ampenan Selatan, Abian Tubuh, Babakan, Sandubaya, Jempong Baru, hingga Dasan Cermen juga dilaporkan sudah beroperasi penuh.

“Semuanya sudah beroperasi. Ada yang modalnya sudah mencapai Rp 75 juta seperti di Ampenan Utara. Kelurahan lain seperti Jempong Baru dan Dasan Cermen juga sudah jalan,” jelasnya. 

Berbeda dengan koperasi konvensional yang identik dengan simpan pinjam, KMP ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan riil masyarakat, terutama komoditas pokok. Koperasi bertindak sebagai penyuplai sekaligus pengelola bisnis kesehatan dan sektor lainnya yang dibutuhkan warga setempat.

“Mereka mengakomodir semua kebutuhan pokok masyarakat di sekitar kelurahan tersebut,” imbuhnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dulu Diresmikan Menteri, Gedung KDMP Desa Kekeri Kini Jadi Gudang Mebel

Dulu Diresmikan Menteri, Gedung KDMP Desa Kekeri Kini Jadi Gudang Mebel

Gedung KDMP Desa Kekeri yang semula terlihat representatif ternyata sudah berubah fungsi menjadi gudang peralatan mebel.

 119 KDKMP di NTB Mulai Beroperasi, Wagub: Koperasi Merah Putih Harus Hidup, Bukan Sekadar Berdiri

119 KDKMP di NTB Mulai Beroperasi, Wagub: Koperasi Merah Putih Harus Hidup, Bukan Sekadar Berdiri

Pemprov NTB mempercepat KDKMP. Dari 1.166 target, 484 unit masuk konstruksi dan 119 unit telah mulai beroperasi.

Pengurus Koperasi Merah Putih Diperkuat Lewat Pelatihan Manajemen Keuangan

Pengurus Koperasi Merah Putih Diperkuat Lewat Pelatihan Manajemen Keuangan

memastikan para pengurus mulai dari ketua, wakil ketua, bendahara, hingga koordinator bidang, memiliki kemampuan yang matang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer