Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kikis Jumlah Pengangguran Ibu Kota, Disnaker Kota Mataram Bekali 100 Orang dengan Keterampilan Kerja

Miq Ade • Kamis, 2 November 2023 | 12:30 WIB
Kepala Disnaker Kota Mataram H Rudi Suryawan. (Foto: Toni/Lombok Post)
Kepala Disnaker Kota Mataram H Rudi Suryawan. (Foto: Toni/Lombok Post)

LombokPost-Dinas Tenaga Kerja akan memberikan pelatihan kerja pada 100 orang pada akhir bulan depan. Langkah ini sebagai upaya untuk terus mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Di samping itu, memperbaiki pendapatan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kemampuan kerja.

Adapun 100 orang yang mendapat pelatihan kerja meliputi, 20 kursi untuk penyandang disabilitas. “Spesifik pelatihan untuk tata rias,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram Rudi Suryawan, Selasa (31/10).

Berikutnya 40 kursi untuk pelatihan menjahit dan 40 kursi untuk pelatihan potong rambut. “Juga pelatihan kerja pangkas rambut atau barber shop,” jelasnya.

Mengacu pada kegiatan yang telah disusun rencananya dilaksanakan pada akhir November 2023 nanti. Peserta yang mengikuti pelatihan notabene pengangguran atau pekerja serabutan diharapkan dapat memperbaiki kemampuan kerja dan menghasilkan pendapatan yang lebih baik setelah mengikuti pelatihan.

Rudi mengatakan, pelatihan bagi pangkas rambut dan menjahit sudah diumumkan. Jumlah pendaftar tercatat telah melebihi kuota kursi yang disiapkan.

“Animo masyarakat yang mendaftar luar biasa,” ungkapnya. 

Selanjutnya pendaftar akan diseleksi berdasarkan ketentuan. Antara lain, berusia 18-35 tahun, tidak sedang bekerja atau mengikuti pendidikan, dan beberapa syarat lainnya.

Rudi merincikan, pendaftar untuk pelatihan menjahit sebanyak 126 orang dari 40 kursi pelatihan yang tersedia. Sedangkan pelatihan pangkas rambut sebanyak 84 orang dari 40 kursi pendaftar yang tersedia.

“Kalau pelatihan tata rias untuk penyandang disabilitas tidak ada syarat, sudah ada sasaran," jelasnya.

Pihaknya menyiapkan anggaran Rp 300 juta untuk melaksanakan ketiga pelatihan itu. Peserta selain akan mendapatkan pelatihan juga akan diberikan fasilitas alat kerja sesuai jenis pelatihan yang diikuti.

“Akan ada fasilitas yang diberikan seperti seperangkat alat tata rias, begitu juga untuk menjahit dan pangkas rambut,” jelasnya. 

Dengan begitu mereka tidak hanya mempunya skil kerja, tetapi juga langsung dapat memulai usaha dengan fasilitas kerja yang diberikan pemerintah. “Itu bisa jadi modal membuka lapangan kerja,” harapnya. (zad)

Editor : Rury Anjas Andita
#pengangguran #dinas tenaga kerja #pelatihan #Ekonomi #kerja #Mataram