LombokPost-Pembangunan gedung Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram hampir rampung. “Sekarang sudah mencapai 92 persen,” kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram Jimmy Nelwan, Senin (20/11).
Dengan progres itu, Jimmy yakin gedung megah di kawasan lingkar selatan itu bisa rampung tepat waktu. Proyek senilai Rp 11 miliar itu ditargetkan tuntas sesuai kontrak tanggal 2 Desember 2023.
Hujan yang intens turun belakangan ini juga tidak mengganggu pengerjaan. “Insya Allah nggak ada (pengaruh),” paparnya.
Sementara untuk mulai menempati gedung itu, Jimmy menargetkan awal tahun depan. Pihaknya berharap dapat menyesuaikan jadwal dengan Kepala Perpustakaan Nasional (Kapusnas) agar bisa datang ke Kota Mataram meresmikan gedung itu.
“Nanti kita koordinasi dengan pusat ya, biar bisa datang pak Kapusnas (Muhammad Syarif Bando),” ujarnya.
Jika jadwal dapat diselaraskan dan kedatangan Kapusnas dapat dipastikan ke Kota Mataram, ada satu agenda penting lainnya yang diharapkan dapat terlaksana. “Yakni pengukuhan ibu Wali Kota Mataram sebagai duta baca,” harapnya.
Target menempati awal tahun depan juga ada kaitannya dengan masa pemeliharaan bangunan. “Apa yang kurang supaya nanti bisa disempurnakan,” paparnya.
Saat ini juga sedang disiapkan pemasangan instalasi listrik dan air bersih. Sumber anggarannya jadi satu paket dengan pembangunan fisik gedung.
“Sedangkan penataan lanskap dan musala beda kontrak proyek,” terangnya.
Anggaran pembangunan gedung perpustakaan terbagi dua kegiatan. Rp 10 miliar pembangunan fisik dan Rp 1 miliar fasilitas penunjang meliputi pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebesar Rp 300 juta, deposit buku Rp 200 juta, dan pengadaan mebel Rp 500 juta.
“Untuk deposit buku sudah kami adakan dengan jenis koleksi fiksi dan non-fiksi,” terangnya. (zad)
Editor : Kimda Farida