Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dewan Temukan Panggung Amfiteater Tergenang Setelah Hujan

Miq Ade • Jumat, 12 Januari 2024 | 16:05 WIB

 

 

Anggota Komisi 3 Bidang Infrastruktur DPRD Kota Mataram saat meninjau panggung Amfiteater.
Anggota Komisi 3 Bidang Infrastruktur DPRD Kota Mataram saat meninjau panggung Amfiteater.

LombokPost--Di balik kemegahan panggung Amfiteater, Komisi 3 Bidang Infrastruktur DPRD Kota Mataram menemukan masih perlu dilakukan perbaikan. Perbaikan itu menyangkut kondisi panggung yang tergenang lama setelah hujan.

“Jadi ada bagian di panggung setelah hujan turun muncul genangan,” kata Ketua Komisi 3 Bidang Infrastruktur DPRD Kota Mataram I Gede Wiska.

Genangan itu, lanjut Wiska terjadi cukup lama. Berpotensi mengganggu kegiatan seni dan budaya saat pemanfaatannya nanti.

 “Tidak kering-kering atau teresap, sehingga kami mendorong agar dinas pariwisata meminta rekanan melakukan perbaikan, supaya saat hujan turun air langsung terserap,” harapnya. 

Proyek yang menelan anggaran Rp 5,5 miliar itu diharapkan menjadi salah satu masterpiece di Kota Mataram. Jangan hanya karena persoalan genangan membuat panggung kolosal tidak maksimal dirasakan manfaatnya.

“Panggung ini kan dibangun dengan konsep terbuka yang mana sewaktu-waktu hujan bisa turun saat ada acara. Kalau setelah acara panggungnya tergenang tidak enak sekali dilihat dan dimanfaatkan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui panggung Amfiteater menjadi bagian dari landscape wisata teras Udayana. Panggung berbentuk bulat ini akan menjadi pusat kegiatan seni dan budaya sekaligus tempat berpromosi wisata. 

Anggota Komisi 3 DPRD Kota Mataram Ahmad Azhari Gufron mengungkapkan dirinya yang langsung melihat panggung megah itu tergenang. “Saat acara Car Free Day (CFD) kebetulan saya ada acara di sini dan saya mendapati panggung tergenang setelah hujan,” ujarnya. 

Ia turut menyayangkan panggung itu tergenang di saat hujan.  Harusnya, telah dipertimbangkan aspek perencanaan agar setelah hujan selesai turun permukaan panggung bebas genangan.

“Malah sampai jam 9 pagi masih tergenang, makanya saya videokan,’’ tuturnya.

Sekretaris Komisi 3 DPRD Kota Mataram Irawan Aprianto melihat persoalan disebabkan lubang resapan panggung tidak sebanding dengan luas keseluruhan panggung. Ia mendorong dilakukan penambahan lubang resapan sehingga tidak ada lagi genangan seusai hujan. “Harusnya ditambah,” ujarnya. 

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi mengatakan, pihaknya terbuka pada masukkan yang diberikan komisi 3. Penyebab genangan akan dikoordinasikan dengan rekanan agar tidak muncul lagi.

“Ya nanti kita tindak lanjuti apa yang disarankan komisi 3,” katanya. (zad)

 

Editor : Kimda Farida
#Resapan #Perbaikan #Dewan #DPRD #Udayana #Mataram #teras #genangan #Hujan #panggung #I Gede Wiska