Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ada Pawai Ogoh-Ogoh dan Perang Api, Perhatikan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Mataram

Marthadi • Sabtu, 9 Maret 2024 | 10:25 WIB

 

Kasatlantas Polresta Mataram Kompol Bowi Tri Handoko.
Kasatlantas Polresta Mataram Kompol Bowi Tri Handoko.
LombokPost-Pelaksanaan pawai ogoh-ogoh dan perang api dilaksanakan di Kota Mataram, Minggu (10/3).

Tepatnya di sepanjang Jalan Pejanggik, mulai simpang empat Bank Indonesia hingga Jalan Selaparang Cakranegara.

Mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas, Satlantas Polresta Mataram sudah menyiapkan jalur alternatif.

“Untuk menghindari gangguan lalu lintas saat pawai ogoh-ogoh dan perang api, akan ada pengalihan arus bagi masyarakat pengguna jalan untuk menghindari kemacetan,” kata Kasatlantas Polresta Mataram Kompol Bowo Tri Handoko, Jumat (8/3).

Pawai ogoh-ogoh menyambut Hari Raya Nyepi dilaksanakan pukul 10.00 hingga 16.00 Wita.

Sementara untuk perang api dilaksanakan pukul 17.00 hingga pukul 18.00 Wita.

Selama berlangsungnya kegiatan ini pengendara yang datang dari arah barat menuju simpang empat BI akan diarahkan ke arah kiri menuju Jalan Udayana atau ke kanan menuju Jalan Airlangga.

Begitu pula pengendara yang datang dari arah timur menuju simpang empat Cakranegara akan diarahkan ke arah kiri atau ke kanan.

Sejumlah jalan atau gang, baik dari selatan di Jalan Panca Usaha menuju Jalan Pejanggik ataupun dari bagian utara di Jalan Kebudayaan menuju Jalan Pejanggik semua akan ditutup.

Sehingga diharapkan pengguna jalan dapat melalui jalur alternatif yang sudah disiapkan atau diarahkan petugas.

Semua titik dijaga ketat untuk menghindari kendaraan menuju Jalan Pejanggik, tempat pelaksanaan pawai ogoh-ogoh.

 “Semua jalur menuju Jalan Pejanggik akan dijaga petugas. Kami sudah menyiapkan petugas dari lantas ataupun Dishub serta petugas keamanan,” kata Bowo.

Begitu pula pada pukul 17.00 Wita di Jalan Selaparang mulai simpang empat gereja sampai simpang empat Swete akan ditutup sementara.

Mengingat pelaksanaan upacara perang api yang juga rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi.

Selanjutnya, pengendara dari arah timur di Jalan Sandubaya yang menuju simpang empat Sweta akan diarahkan ke jalur kiri di Jalan TGH Faisal atau jalur kanan menuju Jalan Ahmad Yani.

Begitu pula pengendara dari Jalan Tumpangsari menuju simpang empat gereja diarahkan ke jalur kiri Jalan Laksmana atau jalur kanan Jalan Nalaya.

“Semua jalan atau gang menuju jalur Jalan Selaparang di sepanjang jalur yang digunakan perang api akan ditutup sementara,” tegasnya.

Bowo berharap dukungan masyarakat untuk mematuhi serta mengindahkan arahan petugas.

Sehingga pawai ogoh-ogoh berjalan lancar dan aktivitas masyarakat juga tidak terganggu. (ton/r1)

Editor : Marthadi
#Ogoh-ogogh #api #Lalu Lintas #pawai #perang