Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Terkait Pengelolaan Lapangan Malomba, Pemkot dan Lanal Mataram Bakal Dimediasi

Galih Mega Putra S • Rabu, 12 Juni 2024 | 09:32 WIB
BAKAL DIMAKSIMALKAN: Sejumlah masyarakat berolahraga di Lapangan Malomba, beberapa waktu lalu.(IVAN/LOMBOK POST)
BAKAL DIMAKSIMALKAN: Sejumlah masyarakat berolahraga di Lapangan Malomba, beberapa waktu lalu.(IVAN/LOMBOK POST)

LombokPost-Pengelolaan Lapangan Malomba belum dimaksimalkan.

Dikarenakan, masih terjadinya klaim kepemilikan antara Lanal Mataram dengan Pemkot Mataram.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal turun memediasi persoalan tersebut.

Agar aset milik negara tersebut bisa dimaksimalkan.

"Rencananya, Jumat (14/11) sore kita akan lakukan mediasi. Kita pertemukan Pemkot dengan pihak Lanal Mataram,” kata Koordinator Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah V KPK Dian Patria.

Pihaknya sudah mendengar keterangan dari para pihak.

Lanal Mataram mengaku menguasai lahan tersebut sejak tahun 1970.

”Sedangkan hak kepemilikan awalnya milik Pemprov NTB sejak tahun 1990,” jelasnya.

Selanjutnya, aset tersebut dilimpahkan Pemprov NTB ke Pemkot Mataram sekitar tahun 2022.

Muncul persoalan lantaran Lanal Mataram belum mau melepas aset tersebut atas dasar penguasaan tahun 1970.

”Ini yang kita carikan jalan keluar. Perlu kita lakukan mediasi,” ungkapnya.

Tujuannya, agar aset Lapangan Malomba itu bisa dimanfaatkan lebih baik.

Jika memang ada komunikasi yang baik tentu akan ada jalan keluar.

”Ini kan hanya persoalan miskomunikasi,” jelasnya.

Jika memang nanti Lanal Mataram yang akan mengelola lahan tersebut, seperti apa mekanismenya.

”Apakah Lanal bertindak sebagai pihak ketiga atau pengelola atau seperti apa nantinya,” kata dia.

Jika sudah jelas komunikasi dua arah yang dilakukan, dia yakin pengembangan dari Lapangan Malomba bisa mendapatkan solusi.

"Paling tidak nanti Pemkot Mataram bisa membangun lapangan tersebut lebih bagus, karena sudah ada komunikasi Lanal Mataram,” ungkapnya.

Terkait dengan sewa menyewa nanti bisa dibicarakan.

“Nanti kalau yang itu (penyewaan) disepakati bersama,” ujarnya.

Lapangan Malomba sudah lama tidak dibenahi.

Lapangan yang sudah dibangun cukup bagus dengan memiliki tribun penonton dan rumput lapangan sepak bola yang bagus tidak terawat dengan baik.

”Jika Lanal dan Kota Mataram bisa membangun komunikasi, bisa berdampak pada penyediaan anggaran pemeliharaan. Jadi, lapangan itu bisa tertata bagus dan makin cantik,” pungkasnya. (arl/r3) 

Editor : Kimda Farida
#Lanal #Mataram #pemkot