LombokPost-Dukungan Mohan Roliskana melanjutkan perjuangan membangun Kota Mataram terus mengalir.
Kamis (18/7), Wali Kota petahana itu mendapatkan dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Kini Mohan sudah mendapatkan surat rekomendasi resmi dari lima partai.
Sebelumnya mendapatkan rekom dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura); Golongan Karya (Golkar); Partai Kebangkitan Bangsa (PKB); dan Nasional Demokrasi (Nasdem).
Artinya, kini telah membangun koalisi gendut.
"Gendut sih tapi diet," kata Mohan saat ditemui di Pendopo Wali Kota Mataram, Kamis (18/7).
Menurutnya, partai yang mendukungnya memiliki kesamaan dan visi yang sama. Mereka memintanya untuk kembali melanjutkan pembangunan Kota Mataram.
"Kita memiliki semangat yang sama. Menjaga stabilitas politik di daerah," kata dia.
Ketua DPP Partai Golkar itu mengaku, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan semua partai. Tetapi, baru lima yang sudah memberikan rekomendasi.
"Lainnya sudah ada yang memberikan surat tugas," jelasnya.
Partai yang belum memberikan dukungan pasti memiliki pertimbangan. Kalaupun nanti partai tetap memberikan dukungan terhadap dirinya, Mohan tetap akan menerima.
"Sepanjang kita memiliki kesepahaman dan kemudian mengerti kepentingan satu sama lain pasti kita akan jalan bersama-sama," ucapnya.
Pada kontestasi Pilkada Kota Mataram, Mohan bakal ditantang Lalu Aria Dharma. Mantan Sekwan DPRD Kota Mataram sudah mendapatkan dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Digadang-gadang Aria Dharma bakal berpasangan dengan Weis Arqurnain.
Partai berlambang Ka'bah itu sudah semakin percaya diri mengusung kadernya yang menjadi wakil wali kota melawan petahana (Mohan-Mujib).
PPP kini berhaluan mendukung petahana. Sebab, Pilkada sebelumnya PPP getol mendukung pasangan Mohan-Mujib.
Terkait dengan dukungan PPP yang mengarah ke Aria-Weis Arqurnain Mohan enggan memberikan komentar.
"No coment-lah," kata dia.
Mohan mengatakan, pihaknya memang sudah berkomunikasi dengan seluruh partai.
Jika memang partai lain tidak ingin gabung dengannya, Mohan juga tidak mempermasalahkan hal tersebut.
"Mungkin partai lain juga punya pertimbangan dan perhitungan sendiri. Kita tidak bisa juga berkeinginan lebih untuk bersama-sama," ujarnya. (arl/r3)
Editor : Kimda Farida