Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hampir Final Dukung Arya-Weis, PKS Ingin Beri Pilihan ke Warga Mataram

Lalu Mohammad Zaenudin • Jumat, 26 Juli 2024 | 12:04 WIB
Ismul Hidayat. (DOK/LOMBOK POST)
Ismul Hidayat. (DOK/LOMBOK POST)

LombokPost-Dukungan PKS hampir pasti diberikan untuk H Lalu Aria Dharma-H Weis Arqurnain di Kota Mataram.

Informasi ini berdasarkan salinan surat rekomendasi yang diterbitkan DPW PKS NTB ke DPP PKS.

Di dalam rekomendasi tersebut, hanya ada nama bakal pasangan calon (bapaslon) tunggal yang direkomendasikan yakni Aria-Weis.

Hal ini pun tak ditampik ketua DPD PKS Kota Mataram Ismul Hidayat.

Sekalipun tidak spesifik menanggapi kebenaran rekomendasi itu, Ismul menjawab singkat bahwa pengurus di daerah saat ini tengah menunggu SK dari DPP PKS.

“SK (untuk Arya-Weis) belum kami terima,” katanya, memberi isyarat,  (25/7).

Kecondongan PKS di daerah dan wilayah pada Arya-Weis sudah diisyaratkan.

Seperti pernyataan sebelumnya yang dilontarkan Ismul tentang keinginan partainya tidak membiarkan kotak kosong muncul di Kota Mataram.

Pernyataan ini seperti isyarat siap melawan kubu petahana Mohan-Mujib yang jauh hari diisukan berpotensi melawan kotak kosong.

“Kami ingin mengawal demokrasi berjalan baik dan memberikan pilihan bagi warga kota,” tegasnya.

Sebuah sumber Lombok Post menyebut bila Arya-Weis bahkan tinggal ditandatangani B.1KWK-nya.

Surat dengan ‘kasta tertinggi’ dalam dukungan partai ini lebih tinggi kedudukannya dari surat tugas ataupun surat rekomendasi.

Surat inilah yang digunakan untuk mendaftar ke KPU.

Jika PKS mendukung Aria-Weis, maka  bapaslon ini dipastikan akan menjadi penantang Mohan-Mujib.

Sementara itu, sejauh ini peta politik memperlihatkan, tidak ada pasangan penantang lain yang muncul selain Aria-Weis.

Hal ini pun membuka peluang, Mohan-Mujib bakal head to head melawan Arya-Weis.

Pengamat politik UIN Mataram dr Ihsan Hamid mengapresiasi keberanian penantang dan partai yang berani mengambil haluan berbeda dengan koalisi petahana.

“Tentu ini lebih baik (dari pada lawan kotak kosong), setidaknya ada pilihan selain petahana yang muncul, sehingga masyarakat kota dapat menimbang dan membandingkan mana yang terbaik untuk pembangunan ibu kota ke depan,” ucapnya. (zad/r3)

Editor : Kimda Farida
#PKS #pilwali