LombokPost-Ketua KPU Kota Mataram Edy Putrawan mengatakan, hasil dari menghimpun Daftar Pemilih Sementara (DPS) saat ini memperlihatkan pemilih muda (milenial-Gen Z) lebih banyak.
“Kalau mengacu daftar pemilih sementara, 50 persen lebih pemilih adalah penduduk berusia 17-30 tahun,” katanya, Rabu (14/8).
Mendominasinya pemilih muda ini membuat potensi proporsi hasil Pilkada Serentak 2024 akan lebih besar ditentukan suara anak muda.
Oleh karenanya, Edy berharap pemilih muda dapat menyadari potensi ini sehingga tidak menyia-nyiakan hak pilihnya di 27 November mendatang.
Ia juga menjelaskan, ada tambahan pemilih baru yang cukup besar yakni sebanyak tujuh ribu lebih pemilih.
“Mereka kategori pemilih baru di Kota Mataram,” paparnya.
Rinciannya adalah sekitar empat ribu pemilih kategori pemula.
“Sisanya merupakan warga yang pindah dan alih status,” paparnya.
Saat ini daftar pemilih masih bersifat sementara. KPU membutuhkan waktu sampai bulan September merampungkan Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Selama proses perbaikan DPS, pihaknya terbuka pada perbaikan jumlah pemilih, termasuk pemilih muda yang belum diakomodir.
Langkah yang dilakukan antara lain dengan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Bawaslu, Dinas Pendidikan, dan Kanwil Kementerian Agama Kota Mataram.
“Kita juga perlu data pelajar yang usianya telah 17 tahun,” paparnya.
Ia menekankan, satu suara sangat berharga bagi masa depan Kota Mataram.
Edy menyampaikan keinginannya pula memperbaiki catatan partisipasi pemilih yang dalam beberapa pilkada terdahulu selalu berada di bawah target.
“Mereka yang telah memenuhi syarat memilih kami akan upayakan mendapat hak pilihnya,” pungkasnya. (zad/r3)
Editor : Kimda Farida