LombokPost-Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr Emirald Isfihan, memuji angka usia harapan hidup di kelurahan Dasan Cermen cukup tinggi.
Angka itu terlihat dari jumlah lansia di kelurahan ini mencapai 490 jiwa.
“Dari total lansia itu, sebanyak 90 orang lansia membutuhkan atensi lebih lanjut,” kata dokter Emir, saat menggelar Jas Siaga (Jalan Sehat Silaturahmi Bersama Warga), Jumat (4/10).
Angka ini cukup baik. Walaupun, jumlah lansia yang perlu atensi atau perwatan intensif cukup banyak.
“Saya kira hal ini karena Dasan Cermen, membangun pola lingkungan sehat. Kami tadi meninjau kondisi masyarakat mendampingi pak (Pjs) wali kota dan melihat langsung salurannya tidak ada yang mampet, air mengalir dengan baik, sanitasi tertata dengan rapi, begitu juga lingkungan bersih,” ucapnya.
Pola penataan lingkungan yang baik di kelurahan Dasan Cermen tidak hanya meningkatkan usia harapan hidup.
“Kami menemukan banyak potensi luar biasa lainnya (berkaitan dengan ekonomi),” ucapnya.
Dokter Emir mengatakan, kesehatan dan ekonomi tidak bisa dipisahkan. Lingkungan yang sehat dipastikan potensi tata ekonominya juga terbuka lebar.
“Tetapi yang paling penting adalah lingkungan yang bersih memperkecil kemungkinan berkembangnya penyakit berbasis lingkungan,” tekannya.
Penyakit berbasis lingkungan itu antara lain, Demam Berdarah Dengue (DBD), diare, cacar, dan lain sebagainya.
“Kalau lingkungan sehat, masyarakat saya kira dapat melakukan banyak aktivitas yang produktif,” ucapnya.
Selain memperpanjang usia harapan hidup, lingkungan sehat menjamin tumbuh kembang bayi yang sehat.
“Kita bisa mencegah stunting,” ucapnya.
Untuk lebih meningkatkan lagi kesehatan para lansia, dokter Emir telah memerintahkan Puskesmas Babakan melakukan skrining Penyakit Tidak Menular (PTM).
“Para nakes dan kader saya minta untuk turun mengecek langsung kondisi pada lansia kita,” ucapnya.
Sementara itu, Pjs Wali Kota Mataram Tri Budiprayitno mengajak warga Dasan Cermen lebih meningkatkan lagi gaya hidup sehat.
“Kegiatan (Jas Siaga) ini tidak hanya bertujuan mempromosikan gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Pria yang akrab disapa Yiyit ini menambahkan, pemerintah ingin lebih mendekatkan diri dengan masyarakat.
“Kami ingin mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat, terutama terkait pentingnya menjaga kesehatan, terutama di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini,” imbuhnya.
Selain bertemu warga, Pjs juga menyerahkan bingkisan makanan bergizi dan kursi roda bagi lansia. Selain itu pemeriksaan kesehatan gratis.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia, mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal, serta memberikan penyuluhan tentang pentingnya imunisasi dan pola hidup sehat,” pungkasnya. (zad/r3)
Editor : Kimda Farida