Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Dingin, Kasus ISPA Anak Meningkat 10 Persen

C

 


Advertisement

 

Cuaca Dingin, Kasus ISPA pada Anak Meningkat 10 Persen
Cuaca Dingin, Kasus ISPA pada Anak Meningkat 10 Persen

 

Advertisement

LombokPost - Perubahan cuaca yang memasuki musim dingin di wilayah Kota Mataram mulai berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram mencatat adanya tren peningkatan kunjungan pasien yang mengeluhkan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk, dan pilek di sejumlah Puskesmas, terutama pada kelompok anak-anak.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dikes Kota Mataram Dewi Ayu Murniati, membenarkan adanya lonjakan kasus tersebut sejak akhir Mei lalu. Berdasarkan laporan awal yang diterima dari jejaring Puskesmas, peningkatan kasus ISPA di awal musim dingin ini berada di kisaran 10 persen.

"Informasi dari Puskesmas memang ada peningkatan kasus ISPA di awal-awal musim dingin ini. Perkiraan peningkatannya sekitar 10 persen," kata Dewi Ayu Murniati. 

Menurut Dewi, perubahan cuaca menuju suhu yang lebih dingin dan peningkatan kelembapan udara menjadi pemicu utama. Kondisi lingkungan seperti ini membuat virus dan kuman menjadi lebih mudah berkembang biak. Sebaliknya, daya tahan tubuh manusia, khususnya anak-anak, cenderung lebih rentan melemah saat menghadapi transisi cuaca tersebut.

"Salah satunya dipicu karena cuaca dingin ini, karena kelembapan udara meningkat. Virus atau kuman itu gampang berkembang kalau kondisi dingin atau imun tubuh sedang lemah," jelasnya.

Sejauh ini, tingkat kunjungan harian di 11 Puskesmas se-Kota Mataram terpantau cukup padat. Dewi memaparkan, rata-rata kunjungan untuk poli dewasa saja berkisar antara 50 hingga 70 pasien per hari.

Angka tersebut bisa melonjak hingga 80 sampai 100 pasien pada hari-hari tertentu, seperti momen setelah libur panjang. Jika diakumulasikan dengan poli anak dan poli gigi, total kunjungan harian di satu Puskesmas dipastikan berada di atas 100 pasien.

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pecah Sejarah Baru Medis NTB! RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Sukses Eksekusi Tindakan Sperm Retrieval

Pecah Sejarah Baru Medis NTB! RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Sukses Eksekusi Tindakan Sperm Retrieval

Cetak Sejarah di NTB! Lombok IVF RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Sukses Lakukan Tindakan Sperm Retrieval Perdana bagi Pasien Pria.

Uji Coba di 6 Puskesmas, Warga Kota Mataram Bakal Rasakan Manfaat Sistem Pemantauan Gizi Digital

Uji Coba di 6 Puskesmas, Warga Kota Mataram Bakal Rasakan Manfaat Sistem Pemantauan Gizi Digital

Lewat Studi SMART MMS, Kota Mataram Siap Jadi Pionir Nasional Penerapan Intervensi Gizi dan Pemantauan Kesehatan Ibu Hamil Berbasis Digital.

Siswi MAN 2 Mataram Jadi Duta Anti Bullying NTB, Siap Kampanyekan Sekolah Ramah Anak

Siswi MAN 2 Mataram Jadi Duta Anti Bullying NTB, Siap Kampanyekan Sekolah Ramah Anak

Siswi MAN 2 Mataram terpilih sebagai Duta Anti Bullying NTB dan siap mengampanyekan sekolah ramah anak bebas perundungan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer