Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dinas PUPR Sebut Batang Kayu Menyumbat Drainase, Ruas Saluran di Geguntur Dipenuhi Belukar

Lalu Mohammad Zaenudin • Jumat, 29 November 2024 | 05:26 WIB

 

BIANG GENANGAN: Petugas membersihkan ruas saluran di Geguntur dari semak belukar, belum lama ini. ZAD/LOMBOK POST
BIANG GENANGAN: Petugas membersihkan ruas saluran di Geguntur dari semak belukar, belum lama ini. ZAD/LOMBOK POST
 

LombokPost-Dinas PUPR Kota Mataram terus melakukan upaya normalisasi terhadap sejumlah saluran drainase.

Langkah ini untuk mengantisipasi munculnya genangan dan banjir menyusul hujan yang semakin intens turun belakangan ini.

“Beberapa ruas sudah kita normalisasi,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Lale Widiahning, Rabu (27/11).

Salah satu ruas drainase yang telah dilakukan penanganan secara intensif yakni di saluran Jalan Dr Sudjono, Lingkar Selatan.

Saluran ini sempat mengakibatkan genangan besar yang menutupi badan jalan raya pada 15 November kemarin.

“(Salah satu yang ditangani intensif) yang di depan Asrama Haji,” ucapnya.

Saat terjadi peristiwa genangan besar, kawasan jalan yang terendam mulai dari depan kantor KPU Kota Mataram hingga Gedung Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram.

Salah satu sisi jalan terendam air setinggi 15 centimeter.

Saat dilakukan upaya normalisasi, dari saluran ditemui berbagai jenis sampah. Dari plastik, ranting, hingga batang kayu.

Selain dilakukan normalisasi saluran, upaya yang dilakukan dengan membuka plat beton penutup.

Tujuannya memperlancar saluran air dan mengangkat sampah yang menyumbat arus air.

“Untuk plat beton yang dibuka berada di sebelah timur Asrama Haji,” terangnya.

Lale berharap penanganan taktis yang dilakukan, mengurangi dampak rawan genangan di kawasan tersebut.

Saluran ini, telah lama dikeluhkan karena sedimentasi yang tinggi. 

Di samping itu, bibir drainase ternyata lebih tinggi dari permukaan jalan. Hal ini membuat air dalam volume tinggi meluber ke jalan raya.

Selain melakukan normalisasi drainase di jalan dr Sudjono Lingkar Selatan, PUPR juga melakukan pembersihan di area saluran vital yang lain.

“Normaliasi saluran juga kita lakukan di Geguntur untuk menanggulangi luapan air,” paparnya.

Berbagai langkah normalisasi ini diharapkan meningkatkan kesiapan Kota Mataram menyambut musim penghujan yang akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Di samping itu, selama satu tahun terakhir dinas PUPR telah melakukan perbaikan sejumlah ruas saluran dan memperbesar dimensi penampangnya.

“Kami yakin saluran yang baru akan berfungsi optimal mencegah genangan ataupun banjir,” pungkasnya. (zad/r3)

Editor : Kimda Farida
#Normalisasi #Mataram #genangan #PUPR #Dimensi #sedimentasi