Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dinas Kesehatan Borong Tiga Penghargaan Tertinggi dari Ombudsman, Siap Tingkatkan Layanan di Semua Puskesmas

Lalu Mohammad Zaenudin • Rabu, 11 Desember 2024 | 17:28 WIB
SENYUM: Asisten 1 Setda Kota Mataram Lalu Martawang menyerahkan penghargaan dari Ombudman kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Emirald Isfihan, Jumat (6/12).
SENYUM: Asisten 1 Setda Kota Mataram Lalu Martawang menyerahkan penghargaan dari Ombudman kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Emirald Isfihan, Jumat (6/12).

 

LombokPost-Sebuah pencapaian luar biasa dan membanggakan ditorehkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram.

Dinas ini sukses memborong tiga penghargaan sekaligus dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTB dalam ajang Anugerah Predikat Penilaian Kepatutan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Opini Pengawasan Penyelenggaraan Oublik) 2024.

Pencapaian ini menunjukan performa layanan publik dinkes sesuai standar yang diharapkan publik.

Adapun ketiga penghargaan itu antara lain diraih Puskesmas Pagesangan Kota Mataram dengan Kategori A, zona Hijau, kualitas Tertinggi dengan nilai 97,52.

“Kemudian, Puskesmas Tanjung Karang Kota Mataram, kategori A, berada di zona Hijau, kualitas Tertinggi dengan nilai 96,91,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Emirald Isfihan, MARS,MH.CMC.FISQua, Selalu (10/11).

Dan, ketiga yakni Dinas Kesehatan Kota Mataram dengan kategori A, zona Hijau , kualitas Tertinggi dengan skor 89,01.

“Jadi kami mengirimkan tiga perwakilan dari dinkes untuk mengikuti penilaian ini,” terangnya.

Hasilnya seperti yang disampaikan di atas, ketiganya sukses meraih penghargaan tertinggi baik dalam kategori, zona, dan kualitas.

Selanjutnya, dokter Emir menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan lagi kualitas pelayanan publik di semua puskemas.

“Komitmen kita adalah setiap tahun, kita akan kirimkan dua atau lebih sesuai dengan permintaan Ombudman untuk mengikuti penilaian,” tegasnya.

Ia menekankan keinginannya menghadirkan layanan kesehatan yang prima di semua tingkatan layanan kesehatan.

Salah satu alat ukurnya dengan melihat dari perspektif penilaian lembaga yang objektif.

“Kita ingin penilaian publik dan penilaian secara objektif oleh Ombudsman,” tekannya. 

Ombdsman mimiliki standar penilaian yang terukur dan objektif berkenaan dengan persepsi publik pada pelayanan.

“Sesuai standar yang dibuat Ombudsman,” ucapnya.

Seperti diketahui, terdapat sejumlah indikator yang harus dipenuhi instansi atau lembaga pemerintah untuk mendapatkan opini tertinggi dari Ombudman.

“Indikatornya banyak, ada pelayanan administrasi, perizinan, pengaduan, sarana dan prasarana, aspek pengetahuan karyawan dan staf terhadap kepatuhan pelayanan publik, dan lain-lain,” paparnya.

Berbagai indikator itu ditekankan siap untuk dipenuhi. Sebagai komitmen dan dedikasi dinkes memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.

“Kalau saya pribadi sangat ingin semua puskemas punya standar pelayanan tertinggi. Jadi kami siap untuk ditunjuk (mana yang akan dievaluasi) dan dinilai,” tegasnya.

Sebelumnya, di tahun 2023 lalu dinkes juga telah mengikuti ajang penilaian opini kepatuhan pelayanan publik ini. Dinkes mengutus Puskesmas Karang Pule dan Puskemas Ampenan saat itu.

“Kalau tahun lalu, satu puskemas saja yang mendapat kualitas tertinggi yakni puskemas Ampenan,” ucapnya.

Detailnya yakni, kategori A, zona Hijau, dan kualitas Tertinggi. Sedangkan puskemas Karang Pule mendapatkan kategori B, zona Hijau, dan kualitas Tinggi.

“Ini artinya kami ada peningkatan tahun ini,” pungkasnya. (zad/r3)

Editor : Kimda Farida
#ombudsman #dinkes #publik #Kesehatan #lembaga #Puskesmas #penghargaan #Mataram #layanan